KUPAS NUSANTARA

Selasa, 19 Mei 2026

BWI Siak Dorong BUMD dan Swasta Dukung Optimalisasi Wakaf Produktif.



Kupas Nusantara, SIAK — Pemerintah Kabupaten Siak bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) terus memperkuat gerakan wakaf produktif dengan menghimpun dukungan berbagai pihak dalam wujudkan program sosial masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan melalui seminar dan sosialisasi wakaf uang bertema “Optimalisasi Gerakan Wakaf Uang dan Tunai bagi BUMD serta Perusahaan Swasta di Kabupaten Siak” yang di gelar BWI Kabupaten Siak bersama BWI Provinsi Riau 

Melalui kegiatan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dunia usaha, perbankan syariah, dan kelompok masyarakat dalam penguatan wakaf uang dan wakaf tunai agar pengelolaannya lebih produktif serta mendorong swasta mendukung program sosial serta kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati Siak sekaligus Ketua BWI Siak, Syamsurizal, mengajak perusahaan swasta dan BUMD untuk ikut berpartisipasi dalam program sosial daerah melalui wakaf dan kontribusi kemasyarakatan lainnya. 

Salah satu program yang tengah didorong saat ini ialah rencana pembangunan rumah singgah kesehatan bagi pasien yang menjalani pengobatan di Siak. 

“Kami ingin menyiapkan rumah singgah kesehatan agar bisa segera operasional dan juga Ini bisa dimanfaatkan karyawan perusahaan. Untuk itu kami mengajak swasta dan BUMD berwakaf untuk membantu program sosial" ujar Syamsurizal, di Ruang Zamrud, Rumah Rakyat Kabupaten Siak, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, rumah singgah kesehatan nantinya diharapkan dapat membantu pasien dan keluarga pendamping selama proses pengobatan. Rumah singgah tersebut direncanakan dibangun di kawasan belakang Kantor Baznas Kabupaten Siak.

Ketua Badan Wakaf Indonesia Provinsi Riau, Rasyid, menyampaikan bahwa Kabupaten Siak memiliki posisi strategis dalam pengembangan wakaf nasional karena telah ditetapkan sebagai “Kota Wakaf” oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Siak merupakan satu-satunya daerah yang ditetapkan langsung oleh Kementerian Agama sebagai Kota Wakaf. Ini menjadi tantangan agar Siak benar-benar menjadi contoh dalam pengembangan wakaf,” ujar Rasyid.

Ia menjelaskan, wakaf bersama zakat merupakan instrumen penting dalam mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sehingga diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk membangun sistem ekonomi sosial yang berkelanjutan.

BWI Provinsi Riau juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Siak dan pengurus BWI Kabupaten Siak yang dinilai aktif menggerakkan program wakaf di daerah. 

"Melalui kegiatan ini, diharapkan gerakan wakaf di Kabupaten Siak dapat menjadi lokomotif pengembangan ekonomi sosial sekaligus memperkuat peradaban ekonomi syariah di Provinsi Riau," harapnya. 

Acara kemudian ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BWI Kabupaten Siak dan PTPN IV Regional III Sei Buatan tentang pengumpulan, pengelolaan, dan penatagunaan wakaf uang serta wakaf tunai.

(Alonk/MC Siak)

Launching Fasilitasi Rumah ASN Kemenimipas, Wujud Nyata Dukungan Kesejahteraan Pegawai

Kupas Nusantara, Pekanbaru - Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai mengikuti kegiatan Launching Fasilitasi Rumah ASN Kemenimipas Casa De Prima Cikarang Barat dan Cikarang Pusat secara virtual, Selasa (19/5/26).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai melalui penyediaan rumah yang nyaman, layak huni, dan terjangkau.

Kegiatan launching yang dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan tersebut diikuti oleh jajaran pegawai secara virtual melalui Zoom Meeting dan live streaming YouTube dari aula kantor masing-masing. 

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dilanjutkan dengan sambutan, penandatanganan akad kredit rumah secara simbolis, hingga penyerahan kunci rumah kepada perwakilan pegawai.

Melalui kegiatan ini diharapkan program fasilitasi rumah ASN dapat memberikan motivasi serta meningkatkan kesejahteraan dan semangat kerja pegawai di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

WBP Kristen Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Ibadah di Gereja Lapas



Kupas Nusantara, Pekanbaru - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai melaksanakan kegiatan ibadah rutin di Gereja Lapas dengan penuh khidmat dan tertib, Selasa (19/5/26).

Kegiatan ibadah tersebut berlangsung dalam suasana damai serta diikuti dengan antusias oleh para WBP Kristen.

Ibadah dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan kepribadian guna meningkatkan keimanan, memperkuat mental spiritual, serta membentuk pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas. 

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar dengan pendampingan petugas Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai. Melalui kegiatan ini, para WBP diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan serta menanamkan nilai-nilai kehidupan yang positif.

Senin, 18 Mei 2026

*Ditlantas Polda Riau Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas dan Peduli Lingkungan Lewat Program POLSANAK dan Green Policing*



Kupas Nusantara, Pekanbaru – Ditlantas Polda Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang sadar tertib berlalu lintas dan peduli terhadap lingkungan melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak (POLSANAK) dan Program Green Policing yang digelar di Taman Lalu Lintas Ditlantas Polda Riau, Jalan Pesisir Rumbai, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan edukatif tersebut dipimpin langsung oleh Kasubditkamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M. bersama personel Subditkamsel Ditlantas Polda Riau dan diikuti oleh 18 orang guru serta sekitar 90 murid dari TK Telkom dan TK Arsi.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan tugas dan fungsi Polisi Lalu Lintas melalui metode pembelajaran interaktif dan menyenangkan. Para murid juga diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis rambu lalu lintas seperti rambu larangan, rambu peringatan, dan rambu perintah guna menanamkan budaya disiplin berlalu lintas sejak usia dini.

Selain edukasi lalu lintas, para peserta diajak mengenal Tugu Laka Lantas di Lapangan RSDC Ditlantas Polda Riau sebagai sarana pembelajaran pentingnya keselamatan di jalan raya.

Suasana semakin meriah ketika personel Polwan Ditlantas Polda Riau memberikan pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas kepada para murid. Anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan diberikan hadiah berupa buku panduan keselamatan berlalu lintas sebagai bentuk apresiasi dan motivasi edukatif.

Sebagai bagian dari implementasi Program Green Policing Polda Riau, Ditlantas Polda Riau juga menyerahkan bibit pohon kepada para guru dan murid. Kegiatan tersebut menjadi simbol ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap alam sejak usia dini.

Perwakilan pihak yayasan sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau atas pelaksanaan kegiatan edukatif tersebut. Menurutnya, kegiatan Polisi Sahabat Anak sangat positif dalam membentuk karakter disiplin dan menanamkan pemahaman keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak sejak dini.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Ditlantas Polda Riau karena memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi anak-anak. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujar perwakilan yayasan.

Kasubditkamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril mengatakan bahwa kegiatan Polisi Sahabat Anak tidak hanya bertujuan mengenalkan sosok polisi kepada anak-anak, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, keselamatan berlalu lintas, serta kepedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar AKBP Dasril.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Ditlantas Polda Riau terus berkomitmen menghadirkan program edukasi yang humanis dan bermanfaat langsung bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Program POLSANAK dan Green Policing merupakan bentuk komitmen Ditlantas Polda Riau dalam membangun generasi yang peduli, disiplin, dan taat berlalu lintas sejak usia dini guna mewujudkan situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di Provinsi Riau,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara personel Ditlantas Polda Riau, para guru, dan seluruh murid peserta kegiatan dalam suasana penuh keakraban dan semangat edukasi.(*)

DUGAAN TIPIKOR PEJABAT DESA TASIK SERAI TIMUR DI INSPEKTORAT BENGKALIS TETAP BERJALAN






Kupas Nusantara, Bengkalis, Senin 18 Mei 2026 – Laporan Ketua GIB (Generasi Indonesia Bersih) Provinsi Riau terkait dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) yang melibatkan oknum pejabat Desa Tasik Serai Timur hingga kini masih menjadi perhatian publik. Kasus tersebut diketahui telah diproses sekitar dua bulan di Inspektorat Bengkalis setelah menerima limpahan penanganan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis.

Hingga saat ini, proses pemeriksaan disebut masih terus berjalan. Tim media bersama beberapa perwakilan masyarakat mengaku telah menghubungi Inspektur Daerah Bengkalis, Radius, guna meminta konfirmasi terkait perkembangan penanganan perkara tersebut.

Menurut keterangan tim media, konfirmasi yang dilakukan mendapat respons positif dari pihak Inspektorat Bengkalis.
“Tim masih dalam proses melakukan pemanggilan kepada aparat desa serta mengklarifikasi data-data yang disampaikan,” tulis Radius melalui pesan WhatsApp kepada tim media.

Kasus ini pun menjadi perhatian serius masyarakat Riau yang menantikan kejelasan serta transparansi penanganannya. Publik berharap Inspektorat Bengkalis dapat bekerja secara profesional, terbuka, dan objektif dalam menangani dugaan Tipikor yang saat ini mendapat atensi luas dari masyarakat maupun media di Provinsi Riau.

Masyarakat menilai, di era keterbukaan informasi publik saat ini, proses penanganan perkara yang menjadi perhatian publik seharusnya dapat disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi maupun dugaan negatif di tengah masyarakat.

Pihak media menyatakan akan terus mengawal dan memberitakan perkembangan kasus tersebut hingga adanya kejelasan dari pihak terkait. Bahkan, perhatian terhadap kasus ini disebut akan disampaikan kepada sejumlah lembaga negara, di antaranya Kementerian Dalam Negeri, KPK RI, Kejaksaan Agung RI, KSP RI, Kementerian Keuangan RI, hingga Presiden RI, Prabowo Subianto.

Menurut mereka, pemberantasan korupsi merupakan salah satu fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Di kesempatan terpisah, Kasubsi Pidsus Kejari Bengkalis, Anggi Harahap, saat dikonfirmasi terkait perkara tersebut menyampaikan bahwa pihak Kejari Bengkalis akan terus memantau perkembangan penanganan kasus di Inspektorat Bengkalis.

“Kami dari Kejari Bengkalis, khususnya bagian Pidana Khusus (Pidsus), akan terus memantau jalannya proses dugaan Tipikor pejabat Desa Tasik Serai Timur di Inspektorat Bengkalis. Apalagi perkara ini menjadi perhatian masyarakat Riau. Kami siap mengawasi prosesnya dan berkomitmen memberantas tindak pidana korupsi di Negeri Junjungan,” ujar Anggi.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Tasik Serai Timur yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku heran dengan sikap sejumlah pejabat desa yang dinilai terlihat santai meskipun kasus tersebut tengah bergulir.

“Kami tidak melihat adanya kekhawatiran dari pihak pejabat desa sejak kasus ini mencuat. Mereka terlihat santai saja seperti tidak terjadi apa-apa, seolah-olah yakin tidak akan tersentuh hukum,” ungkap warga tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi dan data yang dikumpulkan tim media, ditemukan sejumlah dugaan ketidaksesuaian antara nilai anggaran dengan realisasi pekerjaan di lapangan. Salah satunya terkait pembangunan kandang sapi yang disebut memiliki anggaran sekitar Rp115 juta. Namun, menurut keterangan tenaga ahli yang dimintai pendapat, kondisi fisik bangunan tersebut diperkirakan tidak mencerminkan nilai anggaran sebagaimana yang dilaporkan.

Selain itu, proyek semenisasi yang baru selesai dikerjakan juga diduga tidak sesuai spesifikasi karena beberapa bagian disebut telah mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

Tak hanya itu, tim media juga mengaku memperoleh rekaman pengakuan seseorang yang disebut sebagai penadah sapi, yang menyatakan dirinya membeli sapi yang belakangan diketahui merupakan aset BUMDes. Dugaan tersebut menimbulkan pertanyaan publik karena aset BUMDes seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat desa, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Masyarakat berharap Inspektorat Bengkalis dapat bekerja secara profesional, objektif, dan transparan dalam mengungkap fakta-fakta yang ada. Publik juga meminta agar seluruh proses penanganan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum dan lembaga pengawasan pemerintah.



Rilis : (tim media investigasi)

‎Suasana Pecah! Final Lomba Karaoke Pop Hankam MPC PP Pekanbaru Berlangsung Meriah


Kupas Nusantara, ‎PEKANBARU – Suasana meriah dan penuh antusias mewarnai grand final Lomba Karaoke Pop yang digelar Bidang Hankam MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru di Gigiah Cafe, Jalan Garuda Sakti KM 2, Pekanbaru, Senin (18/5/2026).
‎Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut sukses menarik perhatian para pecinta tarik suara dari berbagai kalangan. Sebanyak 25 finalis tampil maksimal menunjukkan kemampuan vokal terbaik mereka di hadapan dewan juri dan ratusan penonton yang memadati lokasi acara.
‎Setelah melalui proses penilaian ketat yang mencakup kualitas vokal, penghayatan lagu, ekspresi hingga penguasaan panggung, akhirnya para pemenang berhasil diumumkan.
‎Juara 1 berhasil diraih Jodi dengan total nilai 98, disusul Jay Kumar sebagai Juara 2 dengan nilai 96, dan Supriadi di posisi Juara 3 dengan nilai 95. Sementara Harapan 1 diraih Indri, Harapan 2 Asril, Harapan 3 Ami, serta Juara Favorit diraih Ayu yang berhasil mencuri perhatian penonton.
‎Ketua Bidang Hankam MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Amrizal Tanjung, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan rasa percaya diri.
‎“Kami ingin Pemuda Pancasila hadir bukan hanya dalam kegiatan sosial dan organisasi, tetapi juga memberikan ruang kreativitas bagi masyarakat. Lomba karaoke ini menjadi bukti bahwa banyak talenta hebat di Pekanbaru yang perlu diberikan panggung,” ujarnya.
‎Ia juga menegaskan bahwa Bidang Hankam MPC PP Pekanbaru siap bersinergi dengan pemerintah maupun berbagai pihak dalam menghadirkan kegiatan positif di tengah masyarakat.
‎“InsyaAllah kegiatan seperti ini akan terus kami gelar dengan konsep yang lebih besar dan hadiah yang lebih menarik. Bukan hanya mencari juara, tetapi juga membangun kebersamaan, silaturahmi, dan hiburan sehat untuk masyarakat Kota Pekanbaru,” tambahnya.
‎Dewan juri turut menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan lomba yang diawali dengan technical meeting hingga malam final.
‎“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar tanpa kendala. Persaingan peserta sangat ketat karena seluruh finalis tampil luar biasa. Penilaian dilakukan secara objektif tanpa memandang kedekatan ataupun latar belakang peserta,” ujar salah satu dewan juri.
‎Menurutnya, penilaian tidak hanya berfokus pada tinggi rendah suara, tetapi juga mencakup penghayatan, tempo, improvisasi, hingga ekspresi peserta saat membawakan lagu.
‎“Bernyanyi bukan hanya soal suara tinggi, tetapi bagaimana peserta mampu menyampaikan rasa dalam lagu. Itu yang menjadi poin penting dalam penilaian,” jelasnya.
‎Dalam kesempatan tersebut, Owner PT Karya Alima Bersaudara Perumahan Graha Perdana Alma Raya, Suwardi Sutan Sati atau akrab disapa Adi, turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
‎Ia menyampaikan apresiasi kepada MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, khususnya Bidang Hankam, yang dinilai sukses menghadirkan kegiatan positif dan kreatif bagi masyarakat.
‎Sebagai bentuk dukungan, pihak Perumahan Graha Perdana Alma Raya memberikan hadiah utama berupa voucher rumah dengan total nilai Rp22,5 juta untuk pemenang lomba.
‎“Voucher ini mencakup DP rumah, biaya notaris, listrik, air hingga balik nama. Jadi pemenang nantinya tinggal melanjutkan proses akad saja,” jelas Adi di hadapan peserta dan tamu undangan.
‎Sementara itu, Owner Gigiah Cafe, David Tanjung, mengucapkan terima kasih kepada Bidang Hankam MPC PP Pekanbaru yang telah mempercayakan Gigiah Cafe sebagai tuan rumah penyelenggaraan lomba karaoke tersebut.
‎“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi hiburan positif bagi masyarakat,” katanya.
‎Kegiatan ini turut disponsori oleh Bidang Hankam MPC PP Pekanbaru, PT Karya Alima Bersaudara Perumahan Graha Perdana Alma Raya, dan Gigiah Cafe.
‎Acara berlangsung penuh keakraban dan semangat kekeluargaan. Para peserta yang belum berhasil menjadi juara tetap diberikan motivasi agar terus belajar dan mengembangkan bakat mereka di dunia tarik suara.
‎Dengan suksesnya penyelenggaraan lomba ini, Bidang Hankam MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sebagai wadah menyalurkan bakat sekaligus mempererat silaturahmi antar masyarakat.

Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Ditlantas Polda Riau Hadirkan Police Goes To School dan Green Policing di SMKN 6 Pekanbaru

Kupas Nusantara, Pekanbaru - Suasana halaman SMKN 6 Pekanbaru tampak berbeda pada Senin pagi (18/05/2026). Ratusan siswa dan para guru mengikuti upacara bendera yang dipadukan dengan kegiatan Police Goes To School dan Green Policing Polda Riau yang dilaksanakan oleh Ditlantas Polda Riau.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasubditkamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, para siswa diajak memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas serta membangun disiplin sejak usia sekolah.

Dengan gaya penyampaian yang santai namun penuh makna, AKBP Dasril mengingatkan para pelajar bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Ia juga menyoroti masih adanya pelanggaran lalu lintas yang melibatkan kalangan remaja, termasuk aksi berbahaya seperti standing sepeda motor yang sempat viral di kawasan Masjid Agung An-Nur Pekanbaru.

“Jangan jadikan jalan raya sebagai tempat mencari perhatian. Keselamatan diri jauh lebih penting karena keluarga menunggu kita pulang dengan selamat,” pesannya di hadapan para siswa.

Sementara itu, suasana kegiatan semakin hangat saat memasuki sesi tanya jawab interaktif antara personel Ditlantas Polda Riau dengan para siswa dan tenaga pendidik. Antusiasme peserta terlihat ketika satu per satu siswa mencoba menjawab pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas, penggunaan helm standar SNI, hingga pentingnya mematuhi aturan di jalan raya.

Sebagai bentuk apresiasi, personel Ditlantas Polda Riau membagikan helm SNI secara gratis kepada siswa maupun tenaga pendidik yang aktif mengikuti sesi edukasi. Tidak hanya itu, personel juga membagikan brosur edukasi Kamseltibcarlantas dan Program Green Policing Polda Riau sebagai sarana meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara dan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan semakin bermakna dengan adanya pemberian bibit pohon berbuah kepada pihak sekolah yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon secara bersama-sama di lingkungan sekolah. Momen tersebut menjadi simbol sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap kelestarian alam sejak dini.

Tampak para siswa dengan penuh semangat ikut menanam pohon bersama personel Ditlantas Polda Riau dan para guru. Selain menciptakan suasana hijau dan asri di lingkungan sekolah, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata cinta lingkungan yang terus digaungkan melalui Program Green Policing Polda Riau.

Kepala SMKN 6 Pekanbaru, Elva Susanti, S.Pd., M.M mengapresiasi kegiatan yang dinilai memberikan dampak positif bagi para pelajar. Menurutnya, pendekatan edukatif yang dilakukan Ditlantas Polda Riau mampu memberikan pemahaman yang lebih dekat dan mudah diterima oleh siswa.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Ditlantas Polda Riau di sekolah kami. Edukasi seperti ini sangat penting agar siswa memiliki kesadaran tentang keselamatan berlalu lintas sekaligus peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa kegiatan Police Goes To School merupakan bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.

“Pelajar hari ini adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, penting bagi kita untuk menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini agar mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan usia produktif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Program Green Policing Polda Riau menjadi langkah nyata Polri dalam mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih hijau.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman pohon dan sesi foto bersama, meninggalkan kesan hangat antara polisi, guru, dan para siswa dalam semangat bersama mewujudkan keselamatan berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan.(***)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done