KUPAS NUSANTARA

Senin, 22 Juni 2026

Pembekalan Calon Mahasiswa RPL: SPSI Riau dan Universitas Lancang Kuning Sepakati Teknis Pelaksanaannya


 
Kupas Nusantara, Pekanbaru, 22 Juni 2026 – Ruang Rapat Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru menjadi tempat pertemuan strategis antara jajaran pimpinan kampus dan perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Riau, Senin hari ini. Pertemuan ini membahas secara mendalam teknis pelaksanaan pembekalan bagi calon mahasiswa program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang merupakan hasil kerja sama antara kedua pihak.
 
Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Rektor I Unilak, unsur Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK), Humas Rektorat, serta Tim RPL SPSI Provinsi Riau yang dipimpin langsung oleh Ketua SPSI Provinsi Riau sekaligus Waketum DPP KSPSI, Nursal Tanjung.
 
Dalam pembahasan disepakati bahwa pembekalan bagi calon mahasiswa akan dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan berupa pelatihan, pendidikan pendek, serta seminar dan webinar. Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan sebagai syarat proses penyaringan peserta sebelum resmi mengikuti perkuliahan dalam program kerja sama tersebut.
 
“Kami ingin memastikan peserta memiliki bekal yang cukup dan standar yang jelas. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan ini akan menghasilkan sertifikat resmi yang menjadi bukti keikutsertaan,” ujar Nursal Tanjung.
 
Pihaknya menjelaskan bahwa penyelenggaraan pelatihan dan pendidikan pendek akan dikerjasamakan dengan lembaga independen yang memiliki kompetensi dan izin resmi di bidangnya. Sementara untuk narasumber dan instruktur akan melibatkan unsur pimpinan Unilak mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, serta dosen dari berbagai fakultas. Selain itu, dihadirkan pula tenaga ahli dari lembaga mitra dan Tim Penasihat RPL SPSI Provinsi Riau yang terdiri dari akademisi terkemuka seperti Prof. Thamrin, Prof. Taufik Siregar, dan Prof. Arafie Abduh.
 
Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi anggota serikat pekerja dan masyarakat umum, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Riau. Nursal Tanjung juga menyampaikan harapan agar program ini berjalan lancar dan bermanfaat besar, mengutip semangat pimpinan pusat SPSI, Ketua Umum Yorris Raweyai.
 
“Semoga kerja sama ini membawa manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan pekerja di Riau. Salam semangat dan salam jaya SPSI,” pungkasnya.
 
 

Polantas Menyapa : Hingga Hari ini 3.360 Paket Bansos dan 24 Titik Air Bersih Disalurkan Polda Riau



Kupas Nusantara, Pekanbaru, Senin (22/6/2026) – Kepedulian Polda Riau terhadap masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial yang dilaksanakan secara berkelanjutan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat terus digelar di seluruh wilayah hukum Polda Riau.

Hingga Senin, 22 Juni 2026, Polda Riau dan jajaran telah berhasil mendistribusikan 3.360 paket bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri dalam membantu meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan warga.

Selain penyaluran bansos, Polda Riau juga melaksanakan 24 kegiatan penyaluran air bersih yang menyasar wilayah-wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga.

Dalam bidang sosial kemasyarakatan dan keagamaan, Polda Riau turut melaksanakan 12 kegiatan bakti religi di berbagai rumah ibadah. Kegiatan tersebut meliputi kerja bakti, pembersihan lingkungan rumah ibadah, serta berbagai bentuk kepedulian sosial lainnya sebagai upaya memperkuat nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan kerukunan antarumat beragama.

Tidak hanya itu, Polda Riau juga telah melaksanakan program bedah rumah sebanyak 1 unit bagi warga yang membutuhkan. Program ini merupakan bentuk kepedulian Polri untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi keluarga.

Sebagai bagian dari implementasi program Green Policing, Polda Riau juga menggelar 2 kegiatan Gerakan Indonesia Asri yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat.

Kapolda Riau Herry Heryawan melalui Dirlantas Polda Riau Jeki Rahmat Mustika selaku Ketua Pelaksana Bakti Sosial dan Bantuan Sosial Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat. Dalam setiap pelaksanaan kegiatan, personel juga memberikan edukasi mengenai kamtibmas, keselamatan berlalu lintas, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui program Green Policing.

“Dalam kesempatan tersebut, Ditlantas Polda Riau serta Satlantas jajaran juga melaksanakan kegiatan Program Polantas Menyapa guna memberikan edukasi kamtibmas, kamseltibcarlantas, serta Green Policing kepada masyarakat. Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya menerima bantuan sosial, tetapi juga memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan, tertib berlalu lintas, dan kepedulian terhadap kelestarian alam,” imbuh Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat yang luas, baik melalui bantuan sosial maupun edukasi yang dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga berbagai program sosial yang kami laksanakan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Sementara itu, Intan Rahma, warga Perumahan Wonosobo Ujung RT 004/RW 014, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, yang mewakili masyarakat penerima manfaat, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Riau beserta seluruh jajaran atas kepedulian yang telah diberikan kepada masyarakat.

“Kami selaku masyarakat mengucapkan ribuan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran. Bantuan air bersih yang diberikan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di rumah, terutama bagi warga yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar Polri semakin maju dan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini, kami mendoakan semoga Polri semakin baik, semakin dicintai masyarakat, serta terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa Polri akan terus hadir tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Melalui berbagai program kemanusiaan tersebut, Polda Riau berharap dapat terus menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.(***)

Anak Siak Terpilih Jadi Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru Bagi Negeri Istana



Kupas Nusantara, Siak– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Siak. Kali ini, pelajar MAN Insan Cendekia Siak, Resqi Aditya Siregar terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2026.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) telah mengumumkan 76 calon Paskibraka nasional yang akan bertugas mewakili 38 provinsi di Istana Negara pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para calon tersebut berhasil lolos setelah melalui proses seleksi ketat dari total 119.441 pendaftar se-Indonesia.

Dari Provinsi Riau, dua pelajar terbaik yang terpilih yakni Resqi Aditya Siregar dari MAN IC Siak dan Arifa Rahma Maulydha, siswi SMAN 1 Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir.

Sebelumnya, Riau menyeleksi tiga pasang calon Paskibraka nasional. Sejumlah peserta dari Kota Pekanbaru, Kabupaten Kuantan Singingi, Bengkalis, dan Indragiri Hilir turut bersaing dalam tahapan seleksi nasional.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Dr. Boby Rachmat, S.STP., M.Si., membenarkan terpilihnya dua putra-putri terbaik Riau tersebut.

"Insya Allah bulan depan kedua ananda kita ini diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan selama kurang lebih satu bulan," kata Boby, Senin (22/6/2026).

Boby berpesan agar kedua anggota Paskibraka nasional tersebut menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin menjelang pelaksanaan tugas pada 17 Agustus mendatang.

"Jaga kesehatan, tetap disiplin dan fokus selama pelatihan agar nantinya dapat tampil maksimal saat bertugas di Istana Negara," pesan Boby.

Terpilihnya Resqi juga menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Kabupaten Siak. Untuk pertama kalinya, putra asal Negeri Istana dipercaya menjadi pengibar bendera di Istana Negara.

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. 

"Ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Siak. Prestasi ini membuktikan bahwa anak-anak Siak mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional," ujar Afni.

Bupati perempuan pertama di Siak itu mengatakan, keberhasilan Resqi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Siak lainnya untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi daerah, keluarga, serta sekolah. 

(MC Siak)

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sekolah Alam Bakau di Siak Cetak Generasi Penjaga Pesisir.



Kupas Nusantara, Sungai Apit–Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Laskar Mandiri menggelar kegiatan Sekolah Alam di Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah, Kampung Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit, Siak, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan ini menjadi upaya nyata menanamkan kepedulian generasi muda sejak dini akan cinta alam dan lingkungan sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon.

Ketua Pokmas Laskar Mandiri Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah, Khaidir, mengatakan Sekolah Alam ini telah berjalan lebih dari dua tahun dan saat ini membina 40 murid Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama.

Menurutnya, pertemuan rutin digelar setiap hari Minggu sebagai wadah membentuk generasi penerus konservasi mangrove di Sungai Apit.

"Perubahan iklim menjadi tantangan yang nyata. Karena itu, anak-anak sengaja ditempa untuk mencintai alam dan menjadi penjaga ekosistem mangrove di masa depan," ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat tiga target pembelajaran yang diberikan kepada peserta, yakni pengenalan ekologi mangrove, pendidikan karakter mencintai alam, serta pengenalan lingkungan sekitar.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari PT Imbang Tata Alam (ITA).

Area Manager PT Imbang Tata Alam, Hadi Purnawan, mengatakan PT ITA bergerak di bidang pengelolaan sumber daya alam memiliki komitmen yang sama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menekan emisi karbon yang telah berjaln selama beberapa tahun terakhir.

Ia mengaku bangga terhadap inisiatif Pokmas Laskar Mandiri yang konsisten memberikan edukasi kepada generasi muda untuk menjaga lingkungan.

Menurutnya, perusahaan berkomitmen mendukung keberlangsungan Sekolah Alam sebagai wadah mencetak generasi penjaga mangrove.

"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak generasi muda yang tumbuh dengan kecintaan terhadap alam dan kesadaran menjaga lingkungan," pintanya.

Wakil Bupati Siak Syamsurizal menegaskan, menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk perusahaan dan masyarakat.

Menurutnya, pendidikan lingkungan sejak usia dini melalui Sekolah Alam merupakan investasi penting bagi masa depan daerah. Ia berharap program serupa dapat berkembang di kampung-kampung lainnya di Kabupaten Siak.

"Menjaga lingkungan membutuhkan kolaborasi semua pihak. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Semoga Sekolah Alam ini menjadi inspirasi dan dapat hadir di kampung-kampung lain," ujar Syamsurizal.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Siak juga meresmikan Rumah Bibit Mangrove Sekolah Alam Bakau. Kehadiran rumah bibit ini diharapkan menjadi pusat pembibitan sekaligus sarana edukasi yang memperkuat upaya pelestarian mangrove dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir di Kabupaten Siak.

(Eko/MC Siak)

Diduga Lamban Tangani Kasus Pengeroyokan, Kinerja Polsek Jebus Dipertanyakan Publik



Kupas Nusantara, JEBUS, BANGKA BARAT — Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga bernama Sariman di Desa Tayu, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, menuai sorotan dari masyarakat. Pasalnya, hingga saat ini dua orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut belum juga diamankan, meskipun laporan resmi telah disampaikan ke Polsek Jebus sejak 8 Mei 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban Sariman melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Jebus tidak lama setelah insiden terjadi. Laporan tersebut telah diterima dan diproses oleh pihak kepolisian.
Namun, lebih dari satu bulan berselang, perkembangan penanganan kasus dinilai belum menunjukkan hasil yang signifikan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait progres penyelidikan dan penegakan hukum terhadap para terduga pelaku.
Sejumlah warga mengaku prihatin atas lambannya penanganan kasus yang telah dilaporkan sejak awal Mei tersebut. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat memberikan kepastian hukum bagi korban dan keluarganya.
"Kami hanya ingin ada kejelasan. Kalau memang kasusnya sedang diproses, masyarakat juga perlu mengetahui sejauh mana perkembangannya. Jangan sampai timbul kesan bahwa laporan warga tidak mendapat perhatian serius," ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Masyarakat juga berharap pihak kepolisian dapat segera memberikan penjelasan resmi terkait status perkara tersebut. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Di sisi lain, sejumlah warga meminta perhatian dari jajaran kepolisian yang lebih tinggi agar kasus tersebut mendapat pengawasan dan percepatan penanganan. Harapan mereka, proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga rasa keadilan bagi korban dapat terpenuhi.
Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya menghubungi dan meminta konfirmasi dari pihak Polsek Jebus terkait perkembangan penyelidikan serta kendala yang mungkin dihadapi dalam penanganan kasus dugaan pengeroyokan tersebut.
Media akan memberikan hak jawab dan ruang klarifikasi kepada pihak kepolisian guna menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Alternatif judul:
Kasus Pengeroyokan di Desa Tayu Belum Tuntas, Publik Pertanyakan Kinerja Polsek Jebus
Lebih Sebulan Dilaporkan, Terduga Pelaku Pengeroyokan di Jebus Belum Diamankan
Korban Menunggu Keadilan, Penanganan Kasus Pengeroyokan di Desa Tayu Disorot
Masyarakat Desak Kejelasan Kasus Pengeroyokan Sariman di Desa Tayu
Laporan Sejak Mei, Progres Penanganan Kasus Pengeroyokan di Jebus Dipertanyakan
Publik Minta Atensi Kapolres, Kasus Pengeroyokan di Desa Tayu Belum Menunjukkan Perkembangan.

Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Gelar Penyuluhan Hukum dan Karya Bakti Masyarakat di Musholla An-Nur RT 05/RW 04 Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru


Kupas Nusantara, Pekanbaru, Minggu, 21 Juni 2026 – Peserta Karya Bakti Masyarakat (KBM) Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (Unilak) melaksanakan serangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dipusatkan di Musholla An-Nur, RT 05/RW 04, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru.

Kegiatan yang melibatkan 20 peserta KBM ini mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian sosial melalui berbagai program, di antaranya penyuluhan hukum kepada masyarakat, gotong royong dan penambalan jalan, pemeriksaan kesehatan warga, serta penyaluran bantuan sosial berupa sembako.

Dalam kegiatan penyuluhan hukum, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya kesadaran hukum dalam kehidupan sehari-hari. Sesi tersebut berlangsung interaktif dengan adanya tanya jawab dari warga. Tiga warga yang aktif menyampaikan pertanyaan yakni Andi Saputra, Della, dan Ali Sarbidin. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan hadiah kepada peserta yang berpartisipasi dalam sesi diskusi.

Selain penyuluhan hukum, peserta KBM bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong dan penambalan jalan lingkungan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan bagi warga serta penyerahan peralatan kebersihan guna mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan bersih.

Sebagai bentuk penghormatan dan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan, peserta KBM Fakultas Hukum Unilak menyerahkan plakat dan cinderamata kepada pihak Kelurahan Limbungan serta pengurus lingkungan setempat.

Ketua RW 04, Azuardi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning yang telah hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua RT 05 sekaligus dosen Universitas Lancang Kuning, Andrew Shandy Utama, menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian seperti ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

"Melalui Karya Bakti Masyarakat ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga belajar memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran hukum, mempererat hubungan antara kampus dengan masyarakat, serta menjadi sarana membangun semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang berkelanjutan," ujar Andrew Shandy Utama.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap kesejahteraan warga.

Adapun peserta Karya Bakti Masyarakat Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning yang terlibat dalam kegiatan ini adalah:

Herman
Thomas Arbi
Dedet Maulana
Misno
Alexander
Safira Nur Oktavina
Jhon Hendro Napitupulu
Dwi Purnomo
Didi Jumadil Kobroh
Hasiholan
Martua Simbolon
Wawan Supriatman
Rizka Rahmadiah
Bobby Satya Mardi
Rahmat Efendi Pasaribu
Suwarto
Alkhiray Alafiris
Heru Putra
Febroni Almizan
Erizal

Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum, memperkuat nilai gotong royong, serta membangun sinergi yang harmonis antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Pagi berkabut, Bupati Afni Lepas Road To Bhayangkara Run 2026 di Kota Siak

Kupas Nusantara, Siak – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Siak diisi dengan gerakan hidup sehat melalui kegiatan Road To Bhayangkara Run Polres Siak 2026 yang digelar di kawasan Istana Siak, Minggu (21/6/2026).

Meski cuaca di kota Siak berkabut pagi itu, namun sejak pukul 06.00 WIB, kawasan Istana Siak tetap dipadati warga sekitar 600 peserta hadir dari berbagai unsur. 

Kegiatan ini diikuti komunitas lari, TNI-Polri, aparatur sipil negara, serta masyarakat umum Kabupaten Siak yang ambil bagian dalam kegiatan maraton tersebut.

Suasana kebersamaan terasa ketika Bupati Siak Afni Zulkifli bersama Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, melepas peserta run dari depan Istana Siak melalui pengibaran bendera start.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Polri. Semoga Polri kedepan lebih dekat dan di cintai masyarakat serta terus hadir memberikan rasa aman di tengah masyarakat Kabupaten Siak,” ujar Bupati Perempuan itu. 

Afni menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi yang memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendorong pola hidup sehat.

“Kegiatan ini sangat positif karena mengajak masyarakat untuk bergerak, berolahraga, dan menjaga kesehatan. Ini juga menjadi ruang kolaborasi yang baik agar kegiatan seperti ini terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Siak,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan Road To Bhayangkara Run dikemas sebagai ajang olahraga bersama yang terbuka untuk masyarakat.

“Kami mengapresiasi dukungan semua pihak sehingga acara berjalan lancar. Kami lihat masyarakat sangat antusias ikut kegiatan ini. Tentu acara ini berkat sinergitas kuat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat harus terus terjaga demi kemajuan Siak,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Ratusan peserta menempuh rute sejauh 8 kilometer yang melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Siak dalam suasana kebersamaan.

Usai seluruh peserta mencapai garis finis, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bibit pohon sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan penghijauan di Kabupaten Siak, dan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 09.00 WIB dengan tertib, lancar. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Siak, di antaranya Ketua DPRD Siak, Ketua Pengadilan Negeri Siak, perwakilan Kejaksaan Negeri Siak, serta jajaran TNI dan perangkat daerah terkait.

(Rahma/MC Siak)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done