KUPAS NUSANTARA

Rabu, 25 Maret 2026

Kolaborasi Jadi Kunci, Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Tekankan Sinergi Penanggulangan Karhutla di Kota Dumai



Kupas Nusantara || Dumai – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara berbagai instansi. Hal ini disampaikan oleh Danrem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han saat meninjau langsung lokasi Karhutla di Kota Dumai.

Menurut Danrem 031/WB, keberhasilan dalam mengendalikan Karhutla sangat ditentukan oleh kekompakan dan koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat. Ia menekankan bahwa semua pihak harus memiliki komitmen yang sama dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem juga melakukan koordinasi langsung dengan unsur terkait di lapangan, di antaranya Kasiintel Korem, Kasiops Korem, Dandim 0320/Dumai, dan Kapolres Dumai.

“Kolaborasi adalah kunci utama. Tanpa sinergi yang baik, penanganan tidak akan maksimal. Kita harus saling mendukung dan bergerak bersama,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Personel Gabungan Dikerahkan, Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Fokus Cegah Karhutla Masuk Permukiman di Dumai



Kupas Nusantara, Dumai – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Dumai terus menjadi perhatian serius. Personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait dikerahkan secara maksimal untuk mengendalikan situasi di lapangan.

Danrem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu, S.Sis.,M.Si.,M.Han menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah mencegah api agar tidak merambat ke kawasan permukiman warga.

Berbagai langkah strategis telah dilakukan, mulai dari pemadaman intensif, patroli terpadu, hingga pembuatan sekat api untuk menghambat laju penyebaran api.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Danrem turut didampingi oleh Kasiintel Korem, Kasiops Korem, Dandim 0320/Dumai, serta Kapolres Dumai yang bersama-sama memastikan bahwa penanganan berjalan optimal.

“Kita harus pastikan api tidak sampai ke permukiman. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegas Danrem.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan.

Apel Perdana Pasca Lebaran, Bupati Siak Tekankan ASN Harus Survive Hadapi Tekanan Fiskal

Kupas Nusantara | Siak – Mengawali hari pertama masuk kerja pasca Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Siak, Afni, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak untuk tetap solid, optimis, dan mampu bertahan dalam menghadapi tekanan keuangan daerah yang cukup berat di tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi bersama yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, Rabu (25/3/2026).

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Siak, saya bersama Bapak Wakil Bupati mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Kami menyadari dalam memimpin daerah ini masih banyak kekurangan, dan kami mohon maaf atas hal tersebut,” ujar Bupati Afni.

Di tengah suasana Idulfitri, Bupati Afni mengingatkan bahwa kondisi yang dihadapi saat ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Siak, tetapi juga dirasakan oleh seluruh daerah di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa urusan pemerintahan, dan kewajiban tetap sama, yaitu melayani masyarakat. Yang berbeda hari ini adalah kondisi keuangan daerah.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 transfer ke daerah dari pemerintah pusat mengalami pemangkasan hingga sekitar 50 persen, yang berdampak pada berkurangnya pendapatan daerah lebih dari setengah triliun rupiah.

“Ini challenge untuk kita semua. Di sinilah kita diuji, apakah kita benar-benar hadir sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat di tengah kondisi yang sulit,” ujarnya.

Meski demikian, ia meminta seluruh ASN untuk tidak larut dalam keluhan, melainkan tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab dan keyakinan.

“Kalau kita hanya mengeluh, tidak akan menyelesaikan apa-apa. Kita wajib bertahan (survive) dalam kondisi apa pun. Yang dibutuhkan hari ini adalah kerja keras, kekompakan, dan keyakinan bahwa kita mampu melewati situasi ini,” tegasnya.

Bupati Afni juga menegaskan bahwa tidak ada lagi sekat dalam birokrasi. Seluruh ASN merupakan satu tim yang harus saling menguatkan, “Kami tidak akan berarti apa-apa tanpa Bapak/Ibu semua. Tidak ada lagi kalangan elit. Kita semua adalah pelayan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk tetap optimis, mengingat kondisi Kabupaten Siak saat ini masih relatif lebih baik dibandingkan sejumlah daerah lain.

Di sisi lain, Bupati Afni menyoroti kewajiban penyesuaian belanja pegawai sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, di mana proporsinya harus ditekan hingga maksimal 30 persen paling lambat Mei 2027.

“Kita harus melakukan efisiensi yang tidak ringan, namun kami akan berikhtiar agar tidak ada pegawai yang dirumahkan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Sebagai bagian dari langkah efisiensi, Pemerintah Kabupaten Siak menerapkan Work From Anywhere (WFA) secara terbatas dengan tetap memastikan pelayanan publik tidak terganggu.

“WFA bukan berarti tidak bekerja. ASN tetap harus menjalankan tugasnya dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu,” tegasnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Halal Bihalal. Bupati bersama jajaran dan seluruh ASN saling bersalaman dan bermaafan dalam suasana hangat, sebagai penguat kebersamaan untuk kembali bekerja dan melayani masyarakat Kabupaten Siak.

Selasa, 17 Maret 2026

Bupati Kampar Dampingi Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih di Desa Gobah Kecamatan Tambang

Kupas Nusantara || Tambang – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam kegiatan Peresmian 27 Jembatan dan Ground Breaking 83 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau. Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Selasa (17/03/2026).

Peresmian dan penandatanganan prasasti pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan bagian dari komitmen Polri bersama pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya sarana penghubung antar wilayah yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Provinsi Riau merupakan bentuk sinergi Polri dengan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, terutama dalam membuka akses transportasi di daerah yang selama ini sulit dijangkau.

Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya sebagai simbol pembangunan, tetapi juga sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mendukung kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Plt. Gubernur Riau Ir. H. S.F. Hariyanto, M.T dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kapolri beserta jajaran atas perhatian dan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau melalui program Jembatan Merah Putih Presisi. Menurutnya, pembangunan jembatan ini sangat strategis dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, Polri, dan seluruh pihak terkait dapat terus terjalin dalam mendukung pembangunan yang merata di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam mendukung pembangunan daerah serta memperlancar mobilitas masyarakat dan perekonomian.

Kapolri juga menjelaskan bahwa peresmian 27 jembatan dan ground breaking 83 jembatan yang dilakukan secara serentak di 2 Kabupaten lainya yaitu Kuansing dan Meranti Kabupaten/Kota di Provinsi Riau diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Kampar Ahmad Yuzar dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolri beserta jajaran atas perhatian yang diberikan kepada Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kampar, melalui pembangunan jembatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri atas program Jembatan Merah Putih Presisi ini. Tentunya pembangunan ini sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan akses transportasi, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ahmad Yuzar.

Bupati Kampar juga berharap pembangunan jembatan yang dilakukan secara serentak di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Riau dapat memperkuat konektivitas antar daerah serta mempercepat pemerataan pembangunan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto (Siti Hediati Hariyadi), Mentri Kehutanan Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D, Forkopimda Provinsi Riau, Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah S.STP M.Si. Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S, S.I.K, Forkopimda Kabupaten Kampar, para Bupati/Walikota se-Provinsi Riau, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.(Diskominfo Kampar /RyD)

Libur Lebaran Bukan Alasan Lengah, Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Minta Prajurit Tetap Pantau Perkembangan Wilayah

Kupas Nusantara || PEKANBARU || Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han menegaskan kepada seluruh prajurit agar tidak menjadikan libur Lebaran sebagai alasan untuk mengendurkan kewaspadaan terhadap situasi dan kondisi wilayah.

Dalam arahannya, Danrem 031/WB menekankan bahwa momentum Lebaran justru sering diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, yang berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan, baik dari sisi keamanan maupun ketertiban. Oleh karena itu, prajurit TNI di jajaran Korem 031/WB diminta tetap menjalankan tugas pemantauan wilayah secara optimal.

“Libur Lebaran bukan berarti kita lalai. Justru pada saat seperti ini, kehadiran prajurit di tengah masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.Selasa 17/3/26.

Lebih lanjut, Danrem 031/WB juga mengingatkan pentingnya sinergi dengan aparat kepolisian, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah. Ia meminta para Babinsa untuk terus aktif berkomunikasi dengan warga binaan, guna mendeteksi secara dini potensi permasalahan yang dapat mengganggu keamanan.

Selain itu, prajurit juga diimbau untuk tetap menjaga disiplin, kesehatan, serta kesiapsiagaan, meskipun dalam suasana libur. Danrem menegaskan bahwa profesionalisme dan tanggung jawab sebagai aparat kewilayahan harus tetap menjadi prioritas utama.

Dengan langkah tersebut, diharapkan perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Korem 031/Wira Bima.

Melalui komitmen dan kewaspadaan yang tinggi dari seluruh prajurit, TNI diharapkan terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, kapan pun dan dalam kondisi apa pun, termasuk di tengah suasana libur Lebaran.(*Red)

Senin, 16 Maret 2026

Berikut Ini PENGUMUMAN Lapas Narkotika Rumbai..!




PENGUMUMAN

Sehubungan Dengan Cuti Bersama Hari Raya Nyepi, Maka Pada Hari Rabu - Kamis, 18 -19 Maret 2026 Layanan Kunjungan DITUTUP.

Layanan Kunjungan Dibuka Kembali Pada Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Hari Pertama, Hari Kedua, dan Hari Ketiga Secara Berturut-turut.
Atas Perhatiannya Diucapkan Terimakasih.

Teliti dalam Pemeriksaan, Petugas Lapas Narkotika Rumbai Berhasil Gagalkan Penyelundupan Paket Sabu-Sabu

Kupas Nusantara | Pekanbaru - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan paket sabu-sabu melalui layanan kunjungan warga binaan, Senin (16/03/2026).

Hal ini tidak lepas dari kecermatan petugas dalam melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP) penggeledahan terhadap barang pengunjung. Pelaksanaan tugas sesuai SOP ini merupakan langkah awal dalam mengatasi gangguan keamanan dan ketertiban yang bisa saja terjadi di lapas.

Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy tak henti-hentinya menghimbau para petugas untuk lebih ketat dalam pemeriksaan terhadap barang-barang maupun badan pengunjung yang masuk ke dalam Lapas.

"Waspada jangan-jangan, itulah kunci kecermatan seorang petugas pemasyarakatan dalam mengamati situasi dan gerak-gerik yang mencurigakan di sekitarnya. Hal tersebut tercermin pada peristiwa penggagalan penyelundupan paket sabu-sabu ini. Kedepannya kami akan terus meningkatkan kewaspadaan. Kami himbau bagi pengunjung maupun warga binaan jika melakukan pelanggaran tidak segan-segan akan kami proses hukum", tegasnya.

Kalapas Narkotika Kelas IIB Rumbai menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat layanan kunjungan dengan diamankannya satu orang dari anggota keluarga warga binaan inisial DH di ruang layanan kunjungan pada hari Senin (16/03/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Dari penggeledahan yang dilakukan oleh petugas terhadap pengunjung tersebut, didapati satu paket sabu-sabu yang disimpan di dalam pakaian pengunjung. Kemudian pengunjung tersebut dibawa keruangan Kamtib untuk dimintai kesaksian dan keterangan.

Nantinya warga binaan inisial DH akan dikenakan hukuman disiplin (register F) lalu dipindahkan ke straf cell untuk pembinaan lebih lanjut dan bagi keluarga yang bersangkutan tidak diperbolehkan untuk berkunjung dalam batas waktu yang belum ditentukan.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done