KUPAS NUSANTARA

Rabu, 13 Mei 2026

Dukung Program Ketahanan Pangan, Kapolsek Pekanbaru Kota Bersama Kelompok Tani Laksanakan Penanaman Jagung Hibrida

Kupas Nusantara, Pekanbaru — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Kapolsek Pekanbaru Kota KOMPOL DESWANDI, SH bersama personel Polsek Pekanbaru Kota dan Kelompok Tani Berkah Mandiri melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil hibrida merk Pioner di lahan seluas kurang lebih 1 hektar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jl. Raja Panjang, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, sebagai bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif untuk mendukung ketersediaan pangan.

Kapolsek Pekanbaru Kota KOMPOL DESWANDI, SH menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian serta upaya nyata dalam membantu masyarakat mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan produktif, sehingga dapat mendukung kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan penanaman jagung berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antara personel Polsek Pekanbaru Kota dengan kelompok tani setempat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin erat serta mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Laksanakan Praktikum Sosiologi Politik di KPU Provinsi Riau



Kupas Nusantara, Pekanbaru, - Mahasiswa Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau melaksanakan praktikum mata kuliah Sosiologi Politik di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, Rabu 13 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai demokrasi, partisipasi politik, dan sistem kepemiluan di Indonesia.

Praktikum tersebut didampingi langsung oleh dosen pengampu mata kuliah, Robi Armilus, S.Sos., M.Si., dan Rufaidah Syafawani, M.A., serta diikuti 50 mahasiswa.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, S.H., S.Ag., M.Pd.I. Dalam sambutannya, Rusidi menyampaikan bahwa kegiatan akademik seperti ini memiliki nilai penting dalam membangun pemahaman generasi muda terhadap demokrasi dan proses kepemiluan. “KPU tidak hanya bertugas menyelenggarakan pemilu, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. Melalui praktikum ini, kami berharap mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana proses demokrasi dijalankan dan memahami pentingnya partisipasi politik yang cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Rusidi.

Sementara itu, Robi Armilus menyampaikan bahwa praktikum lapangan menjadi bagian penting dalam pembelajaran Sosiologi Politik. “Praktikum ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran akademik, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan literasi politik dan membangun kesadaran politik mahasiswa. Dengan melihat langsung proses kerja lembaga penyelenggara pemilu, mahasiswa dapat memahami dinamika demokrasi secara lebih kritis dan objektif,” jelas Robi Armilus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota KPU Provinsi Riau Divisi Teknis Penyelenggaraan Nahrawi, S.Ag., anggota KPU Provinsi Riau Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Nugroho Noto Susanto, S.IP., M.Si., serta Kepala Bagian Parmas dan SDM Sudarsono, S.H.

Dalam kesempatan tersebut, Nahrawi menjelaskan secara singkat mengenai pelaksanaan Pemilu dan Pilkada tahun 2024 di Provinsi Riau serta tahapan penyelenggaraan pemilu di daerah. Ia juga menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.

Selanjutnya, Nugroho Noto Susanto memaparkan materi bertema KPU sebagai Pilar Demokrasi Indonesia: Birokrasi, Tata Kelola, dan Kerangka Hukum Kepemiluan. Ia menekankan pentingnya perguruan tinggi sebagai ruang pembentukan kesadaran demokrasi bagi generasi muda. “Kampus memiliki posisi strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi kelompok intelektual yang aktif, objektif, dan kritis dalam memahami isu-isu kepemiluan maupun perkembangan demokrasi di Indonesia,” ungkap Nugroho.

Wabup Siak Sampaikan Enam Isu Strategi dalam Musrenbang dan RKPD Tahun 2027



Kupas Nusantara, Siak--Wakil Bupati Siak, Syamsurizal membuka resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, di Ruang Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, Rabu (13/5/2026).

Wabup Syamsurizal dalam presentasinya menyampaikan Capaian Indikator Makro Kabupaten Siak Tahun 2021-2025, dimana pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak signifikan dari 2,31 persen di tahun 2021 meningkat menjadi 5,87 persen di tahun 2025, melampaui Provinsi Riau di angka 4,79 persen.

Begitupun tingkat kemiskinan berhasil diturunkan dari 5,18 persen menjadi 4,40 persen, dimana lebih baik dari Provinsi Riau yang masih di angka 6,30 persen. Dan IPM meningkat konsisten dari 73,98 persen menjadi 77,19 persen, melampaui Provinsi Riau 76,31 persen.

"Capaian dengan perbaikan dari tahun 2021-2025 adalah capaian terbaik kita, tentu tidak berarti pembangunan kita bebas dari tantangan yang ada" sebutnya.

Menurutnya, ada 6 isu strategis, diantaranya, pertama target alokasi belanja pegawai 30 persen yang mana saat ini balanja pegawai sebesar 37,84 persen dengan angka 2,1 Triliun. Kemudian yang kedua, dari PAD sektor migas dan potensi daerah belum optimal.

"Ketiga, kekurangan kita adalah ketergantungan tinggi terhadap dana transfer pusat, kita harus kerja keras tidak hanya menunggu pendapatan transfer. Kita harus mencari pendapatan hasil daerah karena SDA kita dan potensi pendapatan sangat terbuka di Kabupaten Siak, kami harap kerjasama dan kerja ikhlas kita bagaimana pendapatan asli kita bisa lebih baik kedepan" ucapnya.

Keempat, sambung dia, pemerataan pembangunan antar wilayah belum optimal, yang kelima, kualitas SDM dan saya saing tenaga kerja perlu ditingkatkan dan keenam, penguatan ekonomi inklusif dan pengurangan ketimpangan sosial.

Lebih lanjut, Syamsurizal menjelaskan bahwa Proyeksi keuangan daerah tahun 2027 diperkirakan hanya 1,9. Perhitungan pendapatan asli daerah sebesar 449 milyar dan pendapatan transfer dari pusat di angka 1,5 Triliun.

Syamsurizal, berharap adanya kerjasama semua pihak bagaimana kedepan pendapatan asli daerah Siak mengalami peningkatan.

"Mudah-mudahan pendapatan asli daerah kita bisa mencapai 1 T, dalam musrenbang ini saya mewakili Bupati menyampaikan apa adanya, mudah-mudahan bukan kita hanya ngomong saja tapi kami bersama Bupati terhadap perangkat daerah ayo kita kebut untuk Siak semakin maju" pungkasnya.

(Aya/MC Siak)

Hadiri Wisuda Ponpes Jabal Nur, Wabup Siak Titip Harapan untuk Generasi Muda.



Kupas Nusantara, Kandis — Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengapresiasi perjuangan ratusan santri Pondok Pesantren Jabal Nur yang berhasil menuntaskan pendidikan, sekaligus menitipkan harapan lahirnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat.

Kehadiran Syamsurizal pada Wisuda Angkatan XVII Pondok Pesantren Jabal Nur itu juga menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Siak terhadap pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda di daerah.

“Alhamdulillah hari ini saya mewakili Ibu Bupati Siak bisa hadir di sini untuk melihat anak-anak kita yang telah menyelesaikan pendidikannya di Ponpes Jabal Nur. Semoga wisuda ini menjadi langkah awal bagi para santri untuk terus belajar dan menjadi insan yang berguna bagi nusa dan bangsa, khususnya untuk Kabupaten Siak,” ujarnya saat menghadiri kegiatan di Kecamatan Kandis, Rabu (13/5/2026).

Pada kesempatan itu, Syamsurizal juga memberikan apresiasi kepada dua santri yang meraih predikat lulusan terbaik Angkatan XVII Pondok Pesantren Jabal Nur. Menurutnya, wisuda tidak hanya menjadi penanda selesainya pendidikan di pesantren, tetapi juga langkah awal bagi para santri untuk terus belajar dan menjaga nilai-nilai akhlak di tengah kehidupan bermasyarakat. 

“Selamat kepada anak-anak kami yang meraih predikat terbaik. Jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan mengukir prestasi. Kepada seluruh santri, jangan pernah lelah menimba ilmu dan teruslah menjaga nilai-nilai baik yang diajarkan di pesantren, di mana pun berada,” kata dia. 

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Jabal Nur Gus Dr. Robithoh Al Faiz berharap para lulusan mampu menjadi generasi yang membawa perubahan positif di tengah masyarakat.

“Terima kasih Pak Wakil Bupati yang telah hadir pada wisuda santri di Ponpes kami ini. Dan untuk anak-anak kami yang hari ini lulus, mudah-mudahan ilmu yang didapat selama di pesantren dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, membawa perubahan positif di tengah masyarakat, dan menjadi ilmu yang berkah,” ujarnya.

Wisuda Angkatan XVII Pondok Pesantren Jabal Nur diikuti 108 santri dan santriwati. Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti para wali santri yang hadir menyaksikan putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan di pesantren.

Momentum wisuda tersebut menjadi gambaran tumbuhnya generasi muda yang dibina melalui pendidikan pesantren dengan bekal ilmu agama dan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.Turut hadir dalam kegiatan Camat Kandis Said Irawan, para wali santri, serta tamu undangan lainnya.

Alihkan Objek Jaminan Fidusia, Debitur di Bengkalis Divonis Enam Bulan Penjara


Kupas Nusantara, BENGKALIS – Seorang debitur bernama Heru Fernanda dijatuhi pidana penjara selama enam bulan dan denda sebesar Rp 1.000.000 oleh Pengadilan Negeri Bengkalis dalam sidang putusan yang digelar pada 7 Mei 2026. 

Heru Fernanda tersangkut perkara pengalihan objek jaminan fidusia milik PT Federal International Finance (FIFGROUP) tanpa persetujuan tertulis dari penerima fidusia sebagaimana diatur dalam Pasal 36 juncto Pasal 23 ayat (2) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dalam perkara Nomor 203/Pid.B/2026/PN Bls.

Majelis Hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana mengalihkan objek jaminan fidusia tanpa persetujuan tertulis dari penerima fidusia sebagaimana dalam dakwaan kedua.
Perkara ini bermula dari pengajuan pembiayaan satu unit sepeda motor Honda CRF pada 21 November 2022 melalui PT Federal International Finance (FIFGROUP) dengan nilai penjaminan sebesar Rp38.512.708. 

Dalam perjanjian pembiayaan tersebut, terdakwa melakukan pembayaran uang muka sebesar Rp8.000.000 dengan kewajiban angsuran sebesar Rp1.800.000 per bulan selama tiga tahun. Namun, terdakwa tidak melakukan pembayaran angsuran sejak jatuh tempo pertama pada 21 Desember 2022.

Berdasarkan hasil penelusuran lapangan yang dilakukan tim FIFGROUP pada Februari 2023, kendaraan yang menjadi objek jaminan fidusia diketahui sudah tidak berada dalam penguasaan terdakwa dan telah dialihkan kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari FIFGROUP selaku penerima fidusia. 

Kendaraan tersebut diketahui berada dalam penguasaan pihak lain bernama Bayu Anggoro yang saat ini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Akibat perbuatan tersebut, PT FIFGROUP mengalami kerugian materiil sebesar Rp38.512.708. Perkara kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan diproses hingga tahap persidangan.

Kepala Cabang Central Remedial Ridar, Hendra Siregar, bersama Kepala Cabang FIFGROUP Bengkalis, Hans Wirajaya Purba menyampaikan apresiasi atas dukungan aparat penegak hukum dalam penanganan perkara ini.

“Perkara ini menjadi pengingat bahwa segala bentuk pengalihan kendaraan bermotor yang statusnya merupakan jaminan fidusia adalah sebuah tindak pidana dan memiliki konsekuensi hukum,” ujar Hendra Siregar.

Hans Wirajaya Purba menambahkan bahwa masyarakat diimbau untuk tidak mengalihkan kendaraan yang masih berstatus kredit tanpa persetujuan tertulis dari perusahaan.

FIFGROUP menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas proses pembiayaan serta mendukung penegakan hukum terhadap setiap penyalahgunaan objek jaminan fidusia. Nara sumber : Rifi Aprizaldi Nasution

Kawal Ketahanan Pangan Hingga jelang masa panen, Bhabin Air dingin dan Poktan Bina tani sejahtera lakukan Perawatan Penyemprotan Tanaman Jagung Pipil

Kupas Nusantara, Pekanbaru - Keseriusan dan perhatian nyata dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polresta Pekanbaru melalui pemantauan mendalam memastikan perkembangan lahan pertanian binaannya. Saat ini, Polsek Bukitraya melalui kehadiran bhabinkamtibmas Air dingin Aipda Priyanto melaksanakan pengecekan progres lahan jagung pipil milik masyarakat (Kelompok Tani Bina Tani Sejahtera) Jalan Kaharuddin Nasution UPT pelatihan penyuluh pertanian Rt.03 Rw.007 kel. Air dingin kec. Bukit raya Pekanbaru Rabu (13/5/2026) pukul 09.30 WIB.

Kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian bukan hanya dalam konteks pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral dan motivasi kepada para petani agar terus semangat mengelola lahan produktif.

Aipda Priyanto menyatakan Hari ini ia berkegiatan bersama Poktan Bina tani sejahtera yang diketuai pak Riko Sihombing melakukan Perawatan Penyemprotan Tanaman Jagung Pipil program ketahanan Pangan Polsek Bukitraya yang Tujuannya untuk berantas Rumput dan menjaga kesehatan tanaman Jagung juga meningkatkan hasil pertanian menjelang masa panen.
Penyemprotan kami lakukan dengan menggunakan pestisida yang ramah lingkunganu ujar Priyanto.

Ditempat terpisah Kapolresta Pekanbaru, Kombespol Muharman Arta, S.I.K., M.H terkonfirmasi melalui melalui Ps. Kasi Humas Iptu Anthoni Siregar menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat. Polri melalui para Bhabinkamtibmas hadir untuk memastikan proses penanaman hingga perawatan tanaman berjalan optimal,” ujar Iptu Anthoni Siregar

Monitoring di lapangan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kel Air dingin AIPDA Priyanto. Lahan seluas kurang lebih 4 (empat) hektare tersebut merupakan lahan masyarakat binaan Polsek Bukitraya yang saat ini telah ditanami jagung pipil.Saat ini Pertumbuhan tersebut dinilai cukup baik sesuai dengan usia tanaman, bhabinkamtibmas akan terus lakukan pendampingan,selain memantau perkembangan tinggi tanaman, personel juga melakukan pengawasan pemantauan progres perkembangan secara rutin seperti yg dilakukan saat ini terhadap proses penyemprotan hama daun jagung sebagai langkah antisipasi terhadap serangan ulat yang dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan hasil panen. Upaya preventif ini dilakukan agar kualitas tanaman tetap terjaga hingga masa panen nanti. Ujar Iptu Anthoni

KPU Riau Mengajar Gelar Kuliah Praktisi di UIR Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu



Kupas Nusantara, Pekanbaru, 13 Mei 2026 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menggelar kegiatan KPU Riau Mengajar bersama Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Riau (UIR) dengan tema “Pendidikan Politik: Pemilu, Birokrasi, dan Otonomi Daerah”.

Kegiatan kuliah praktisi yang berlangsung di lingkungan FISIPOL UIR tersebut menjadi ruang kolaborasi antara akademisi dan penyelenggara pemilu untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai demokrasi dan tata kelola pemerintahan. Kegiatan dipandu oleh dosen pengampu Dr. Panca Setyo Prihatin, S.IP., M.Si., bersama Dr. Data Wardana, S.Sos., M.IP. 

“Kegiatan kuliah praktisi seperti ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk berdialog langsung dengan penyelenggara pemilu, sehingga mereka dapat memahami dinamika demokrasi secara lebih dekat dan kontekstual,” ujar Dr. Data Wardana.

Dalam sambutannya, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendisikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Provinsi Riau Nugroho Noto Susanto, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. “Mahasiswa merupakan bagian penting dalam perkembangan demokrasi bangsa. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap lahir generasi muda yang memiliki kesadaran politik, berpikir kritis, dan mampu berkontribusi aktif dalam menjaga kualitas demokrasi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Supriyanto, S.Pi., M.Si., hadir sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan keterkaitan antara birokrasi, sistem kepemiluan, dan pelaksanaan otonomi daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang demokratis dan berintegritas.

Menurutnya, birokrasi memiliki posisi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh proses pemungutan suara, tetapi juga oleh kesiapan lembaga dan sumber daya manusia yang netral dan bertanggung jawab. “Pemilu yang berkualitas memerlukan sistem birokrasi yang profesional serta partisipasi masyarakat yang sadar akan pentingnya demokrasi. Pendidikan politik menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat hal tersebut,” jelasnya.

Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sesi diskusi interaktif dimanfaatkan peserta untuk menggali lebih dalam mengenai tantangan penyelenggaraan pemilu, pengawasan demokrasi, serta hubungan antara birokrasi dan pemerintahan daerah.

Melalui program KPU Riau Mengajar, KPU Provinsi Riau berkomitmen memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan politik yang berkelanjutan serta mendorong lahirnya generasi muda yang aktif, kritis, dan peduli terhadap masa depan demokrasi Indonesia.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done