KUPAS NUSANTARA

Kamis, 07 Mei 2026

= Satpol-PP Bongkar Pagar dan Pondasi Lahan SHM, Owner Kaffe Sevendoor Murka dan Ancam Akan Lapor Polisi



Kupas Nusantara, PEKANBARU – Suasana memanas di Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, Jumat (8/5/2026). Tim gabungan Satpol PP dan Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru membongkar paksa tembok pembatas Lahan SHM yang berada di jalan Siak IV milik Niko Fernando menggunakan alat berat.

Aksi penertiban lahan yang diklaim sebagai aset Pemko Pekanbaru itu langsung diprotes keras pemilik lahan Niko Fernando, Ia menilai pembongkaran dilakukan sepihak tanpa dasar hukum jelas.

“Negara sewenang-wenang membongkar pagar tanah saya yang sudah bersertifikat dan dilindungi negara. Atas dasar apa Satpol PP melakukan ini?” tegas Niko.

Klaim Punya SHM, Tak Ada Surat Pemberitahuan
Niko bersikukuh pagar yang diratakan ekskavator berdiri di atas tanah miliknya yang legal, lengkap dengan Sertifikat Hak Milik (SHM). Ia menyebut tidak pernah menerima surat pemberitahuan atau peringatan sebelum eksekusi.

“Tidak ada pemberitahuan kepada saya. Tiba-tiba main bongkar. Saya fokus pada pagar yang di belakang. Kenapa mereka bongkar dan apa alasannya?” ujarnya geram.

Akibatnya, Niko berencana melaporkan Satpol PP ke Polda Riau atas dugaan perusakan.

Sudah Pernah Dipolisikan, Kasus di-SP3 
Menurut Niko, sengketa tembok ini bukan baru. Sebelumnya ia pernah dilaporkan ke Polresta Pekanbaru oleh pemilik lahan di belakangnya. Kasus itu juga sempat dibawa ke DPRD Kota Pekanbaru.

Namun hasil penyelidikan Polresta dan DPRD, kata dia, tidak menemukan unsur pelanggaran. “Makanya waktu itu di-SP3-kan,” ungkapnya.

Ia membantah keras tuduhan menyerobot tanah pemerintah. “Saya punya sertifikat, kok dibilang tanah pemerintah. Kalau saya nyerobot, tentu sudah ada tindakan hukum. Kalau keberatan, silakan gugat ke pengadilan, bukan main bongkar,” tantangnya.

Versi Pemko: Lahan Aset, Sudah Diperingatkan
 
Kepala Satpol PP Pekanbaru, Desheriyanto, punya versi berbeda. Ia menyebut lahan 8 hektare di lokasi itu tercatat sebagai aset Pemko Pekanbaru. Ada oknum masyarakat yang memasang pagar hingga mendirikan bangunan tanpa izin.

"Ini lahan milik pemerintah kota. Sebelum dibongkar, kami sudah beberapa kali melayangkan surat peringatan agar lahan dikosongkan," jelas Desheriyanto.

Senada, Kepala Dinas Pertanahan Mardiansyah mengatakan penertiban menyasar bangunan liar yang mengabaikan peringatan. “Sudah kita peringatkan, tetapi diacuhkan. Ini untuk menata kawasan sesuai Perwako dan tata ruang kota,” ujarnya.

Lahan yang ditertibkan rencananya akan dibersihkan untuk pembangunan fasilitas publik.
 
Dengan adanya pembongkaran pagar dan pondasi lahan SHM tanpa pemberitahuan dari Satpol-pp,,H. Niko Fernando kini akan menyiapkan langkah hukum.

Wabup Siak: Pencegahan Paham IRET Harus Dimulai dari Keluarga hingga Ruang Digital



Kupas Nusantara, Siak — Pemerintah Kabupaten Siak bersama Polres Siak dan Densus 88 Anti Teror Polri memperkuat langkah pencegahan dini terhadap penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) yang kini banyak berkembang di ruang digital.

Wakil Bupati Siak Syamsurizal saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, meski Siak dalam kondisi aman dan terkendali namun, ia meminta seluruh elemen pemerintah dan masyarakat tetap waspada dan terus melakukan sosialisasi IRET melalui media sosial. 

“Alhamdulillah Siak saat ini dalam kondisi aman dan kondusif, namun upaya pencegahan tetap harus dilakukan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi seperti ini,” ujar Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Kamis (7/5/2026). 

Syamsurizal menegaskan, Sosialisasi ini, memperkuat langkah pencegahan dini terhadap penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) yang kini banyak berkembang di ruang digital.

Menurutnya, pencegahan ini harus dimulai dari dua hal, yakni "Hubungan kita manusia dengan Allah (hablu minallah) dan hubungan kita dengan sesama manusia (hablu minannas). karena jika dua hal ini kuat, insyaAllah dapat menghindarkan kita dari hal-hal yang tidak baik," kata dia.

“Kami mengapresiasi peran Densus 88, ini juga menjadi tugas kita bersama agar masyarakat kita waspada terhadap paham IRET ini. Apalagi di era digital baik lewat media sosial maupun video game, jadi kita harus melakukan pencegahan dini mulai dari keluarga, seperti anak kita, lalu sekolah hingga masyarakat,” sambungnya lagi.

Sementara itu, Kasat Intel, Polres Siak yang diwakili Brigpol Omes menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan deteksi dini terhadap potensi penyebaran paham IRET di wilayah Kabupaten Siak serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Berkaitan dengan itu, kami sudah melakukan sosialisasi ke beberapa sekolah. Untuk Kabupaten Siak, kegiatan ini sudah masuk di wilayah Perawang hampir 80 persen, mencakup seluruh SMA dan SMP. Di Kecamatan Siak sendiri, kami juga sudah masuk ke beberapa sekolah tingkat SMA dan SMP. InsyaAllah akan terus kami lanjutkan dan kami ratakan agar dapat terselesaikan dengan baik,” terangnya.

Narasumber Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Brigpol Bayu Oktara, menjelaskan bahwa saat ini pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan pencegahan dengan target zero attack melalui strategi pendekatan tanpa penindakan hukum (non-penal). 

“Ideologi teror bisa menyasar siapa saja, tanpa memandang agama, latar belakang pekerjaan maupun pendidikan. Pendekatan kami saat ini adalah pencegahan melalui non-penal, dengan fokus sosialisasi dan pembinaan menuju target zero attack,” jelasnya.

Menurutnya, apabila ditemukan individu yang mulai terpapar paham radikal, maka akan dilakukan pendekatan pembinaan dan pendampingan agar tidak berkembang ke arah yang lebih ekstrem.

“Jika ada yang terindikasi, kami lakukan pendekatan dan pembinaan. Kami coba mediasi, dirangkul, dan arahkan agar mereka bisa kembali ke pemahaman yang benar,” tambah nya. 

Ia juga menjelaskan, proses penyebaran paham radikal umumnya terjadi bertahap, dimulai dari intoleransi yaitu sikap tidak menerima perbedaan atau pandangan orang lain, berkembang menjadi radikal, hingga berpotensi aksi teror jika tidak dicegah sejak dini. Kelompok yang kerap menjadi sasaran adalah generasi muda, terutama yang sedang dalam proses pencarian jati diri.

“Pelaku teror menargetkan pemuda yang sedang mencari jati diri. Saat ini penyebaran paham radikal juga banyak melalui media sosial, mereka tidak lagi datang dari rumah ke rumah, tetapi masuk lewat ruang digital,” ucapnya.

Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak yang berperan dalam membantu penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak dalam mendistribusikan pesan pencegahan melalui media sosial agar lebih mudah dipahami masyarakat dan menjangkau lebih luas, jadi kita jangan sampai lengah, kita tidak boleh kalah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pencegahan tidak dapat dilakukan aparat semata, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Siak, TNI, Polri, stakeholder, penyuluh agama, dan tokoh masyarakat semakin kuat dalam mencegah paham radikal demi menjaga Kabupaten Siak tetap aman dan kondusif.

(Rahma/MC Siak)

Luncurkan SMAP dan WBS, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Dividen BUMD


 
Kupas Nusantara, Pekanbaru-Bupati Siak, Afni Zulkifli, memaparkan peran dan kiprah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai penopang PAD dan mendukung pembangunan serta menciptakan kesejahteraan masyarakat di Daerah.
 
Hal tersebut disampaikan nya saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan sosialisasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan tema “Navigasi Hukum Implementasi KUHP Baru dan Mitigasi Risiko Pidana Korupsi” yang digelar di fave Hotel Pekanbaru, Rabu (6/5/2026).
 
Kegiatan yang diselenggarakan PT Bumi Siak Pusako Zapin ini juga dirangkaikan dengan launching Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001:2025 serta Whistleblowing System (WBS) sebagai bentuk penguatan tata kelola perusahaan yang bersih dan transparan.
 
PT Bumi Siak Pusako Zapin (BSP Zapin) sendiri merupakan anak perusahaan dari BUMD PT Bumi Siak Pusako yang bergerak di sektor hilir minyak dan gas bumi.
 
Bupati Siak Afni Z menegaskan bahwa transparansi saat ini menjadi sebuah keniscayaan yang dituntut oleh publik, terutama bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
 
“Publik akan melihat peran dan kiprah BUMD. Yang bisa dibuktikan adalah integritas dan output yang dihasilkan,” ujarnya.
 
Ia menekankan bahwa tujuan utama dari pengelolaan BUMD adalah memberikan kontribusi nyata berupa dividen yang dapat digunakan untuk pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
 
“Output terpenting adalah dividen untuk membangun masyarakat dan daerah,” tugasnya.
 
Ia juga melihat adanya semangat baru di tubuh BSP Zapin yang dinilai mampu berinovasi meski di tengah berbagai keterbatasan. Hal ini, menurutnya, menjadi sinyal positif lahirnya paradigma baru dalam pengelolaan BUMD.
 
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diimplementasikan harus disertai dengan evaluasi agar berjalan optimal. Ia juga mengapresiasi langkah BSP Zapin dalam penguatan sistem pencegahan korupsi melalui penerapan SMAP dan WBS.
 
“Integritas harus menjadi pedoman. Siapa pun yang bekerja di ruang publik harus siap diawasi oleh publik,” ujarnya.
 
Ia berharap Whistleblowing System (WBS) yang diluncurkan dapat diimplementasikan secara lebih luas sebagai sarana pelaporan yang aman, transparan, dan akuntabel.
 
Sebagai informasi, Whistleblowing System (WBS) merupakan mekanisme atau saluran pelaporan yang disediakan organisasi untuk menampung dan menindaklanjuti dugaan pelanggaran seperti korupsi, suap, kecurangan, maupun penyalahgunaan wewenang, yang menjamin kerahasiaan identitas pelapor dengan menggunakan layan online.
 
Bupati perempuan pertama di Siak itu, mengajak seluruh BUMD, khususnya BSP Zapin, untuk terus melakukan terobosan dan inovasi guna memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Kabupaten Siak.
 
“Kami berharap setiap BUMD memiliki kinerja positif dan mampu berkontribusi PAD kepada daerah,” pungkasnya.
Eko/MC Siak

Rabu, 06 Mei 2026

Bupati Afni Antar Harapan Baru Pemuda Disabilitas Siak Lewat Pelatihan Vokasional.


 
Kupas Nusantara, Siak--Muammar (22) pemuda asal Kampung Pusako, Kecamatan Pusako, Siak tak mampu menyembunyikan harunya saat dilepas Bupati Siak Afni Zulkifli mengikuti pelatihan keterampilan di Sentra Terpadu “Inten Soeweno” Bogor, program Kementerian Sosial.
 
Ia salah satu dari lima penyandang disabilitas asal Kabupaten Siak yang mendapatkan kesempatan dari Kementrian Sosial untuk mengikuti pelatihan selama 6 bulan kedepan. Saat dilepas keberangkatannya oleh Bupati Afni, terlihat mata Muammar berkaca-kaca dan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Afni.
 
“Terimakasih bu, atas dukungannya. Saya tak menyangka bisa mengikuti pelatihan ini, tentu ini kesempatan bagi saya untuk belajar agar lebih produktif dan ilmu yang didapat bisa diterapkan nantinya,” kata Muammar, Kamis (7/5/2026).
 
Ia menjelaskan, keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk berprestasi dan berkarya. Di STIS Bogor nantinya, Muammar akan mengikuti pelatihan las. Sementara empat temannya yang lain, mengikuti pelatihan elektro dan lain-lain.
 
“Alhamdulillah, saya terharu dengan kondisi seperti ini, bisa diberikan kesempatan untuk menimba ilmu yang lebih tinggi lagi, saya akan bersungguh-sungguh belajar,” kata dia.
 
Bupati Siak Afni Zulkifli mengucapkan selamat bagi para peserta pelatihan Vokasional angkatan 29 asal Kabupaten Siak. Ini merupakan kesempatan bagi kaum disabilitas Siak bangkit dan bersaing di dunia kerja nantinya.
 
“Selamat belajar kepada anak-anak istimewa kami, semoga dengan adanya program pelatihan ini bisa memberikan ilmu yang berguna baik untuk diri sendiri, keluarga maupun Kabupaten Siak," kata Afni.

Penyandang Disabilitas yang berangkat ke Bogor tetap dilakukan pendampingan dari Dinas Sosial PPPA Siak, mereka mulai mengikuti pelatihan dari tanggal 22 April sampai dengan 22 Oktober 2026 di STIS Bogor.
 
Berikut nama-nama pemuda disabilitas asal Kabupaten Siak yang mengikuti Diklat program pelatihan Vokasional gelombang I tahun 2026.

1.Wahyu Ridho Padli, Tambak Rejo, Sungai Mempura, Rungu Wicara, 2 . M. Syuhada, Bandar Sungai, Daksa, 3. Muammar, Dusun Pusako-Pusako, Daksa, 4. Hafiz Syahputra, Teluk Kemas, Minas Timur, Daksa dan 5. Davin Fatuh Gaulay, Dayun, Rungu Wicara.
 
(Dep/MC Siak)

Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi

Kupas Nusantara, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, Kamis (07/05/2026) pukul 08.00 WIB di Kantor Samsat Kota Pekanbaru, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., serta dihadiri seluruh Pejabat Utama (PJU) Ditlantas Polda Riau.

Pelaksanaan apel pagi ini menjadi bagian dari upaya pembinaan internal dalam meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta kualitas pelayanan personel Polantas kepada masyarakat. Selain sebagai sarana konsolidasi dan evaluasi pelaksanaan tugas, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pemberian apresiasi kepada anggota yang menunjukkan dedikasi dan kinerja optimal dalam pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika menyerahkan penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi pimpinan atas loyalitas, integritas, serta pengabdian anggota dalam menjalankan tugas pelayanan, pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di wilayah hukum Polda Riau.

Dalam arahannya, Dirlantas Polda Riau menegaskan kepada seluruh personel agar senantiasa hadir memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa kehadiran Polisi Lalu Lintas di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta menjadi solusi atas setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat di jalan raya.

“Kepada seluruh personel saya tekankan agar selalu memberikan respons positif kepada masyarakat serta segera memberikan bantuan apabila masyarakat membutuhkan pertolongan. Kehadiran Polisi Lalu Lintas harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun golongan,” ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan seluruh personel untuk terus menjaga semangat pengabdian dan tidak pernah lelah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai wujud nyata Polri Presisi yang humanis dan profesional.

“Selamat bertugas, tetap jaga integritas, disiplin, dan semangat dalam melayani masyarakat. Jadikan tugas sebagai ladang pengabdian dan jangan pernah lelah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. (***)

POLSEK SENAPELAN PANEN JAGUNG PIPIL DUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN



Kupas Nusantara, Pekanbaru – Polsek Senapelan melaksanakan kegiatan panen jagung pipil Tahun 2026 dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta program makan bergizi gratis (MBG).

Kegiatan berlangsung di Perkebunan SMK Pertanian Jalan Alamanda I, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, dipimpin langsung oleh Kapolsek Senapelan KOMPOL Dwi Krismiyati, SH.

Sebelum pelaksanaan panen, seluruh personel Polsek Senapelan melaksanakan apel kesiapan. Dalam arahannya, Kapolsek Senapelan menyampaikan bahwa program panen jagung pipil merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang digagas oleh Kapolri guna mendukung kebutuhan pakan serta menunjang program makan bergizi gratis bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para Kanit dan personel Polsek Senapelan bersama Kelompok Tani Prima Jaya Kecamatan Marpoyan Damai.

Setelah apel kesiapan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan panen jagung pipil di area perkebunan SMK Pertanian. Dari hasil panen, berhasil dikumpulkan jagung pipil sebanyak kurang lebih 200 kilogram.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif serta menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

Bupati Siak Ajak Dukung SNT 2026, Perluas Akses Pendidikan Gratis.

Kupas Nusantara, Siak — Bupati Siak Afni mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026 di Kabupaten Siak guna memperluas akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Calon Lokasi SNT 2026 di Ruang Rapat Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat Abdi Praja, Kecamatan Siak, Rabu (6/5/2026).

Menurut Afni, program SNT yang merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia itu sejalan dengan visi Kabupaten Siak dalam menghadirkan sekolah unggulan di setiap kecamatan dengan fasilitas yang memadai.

“Dengan adanya Program Pembangunan SNT nantinya di Kabupaten Siak, ternyata sinkron dengan Visi Dan Misi kami, kami menginginkan adanya Sekolah Unggulan di setiap kecamatan, yang didukung dengan fasilitas yang lengkap,” ucap Afni.

Ia menegaskan, dukungan semua pihak diperlukan, baik dalam proses verifikasi dan validasi (verval) hingga tahap pembangunan agar program tersebut berjalan optimal di Kabupaten Siak. 

“Jadi mari sama-sama kita dukung program Bapak Presiden ini. Dengan adanya SNT ini, jelas akan membantu masyarakat yang kurang mampu, karena sekolah ini gratis,” pinta Bupati Siak itu.

Sementara itu, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau Nilam Suri menjelaskan, SNT adalah konsep satuan pendidikan terpadu yang menggabungkan jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK dalam satu kawasan yang merupakan program Presiden Republik Indonesia.

“Tujuan dibangunnya SNT ini sama yakni untuk mendorong kualitas pembelajaran, dan memberikan layanan pendidikan yang lengkap, serta memberikan kemudahan kepada para siswa untuk mengeksplor dirinya,” jelas Nilam Sari.

Ia menambahkan, SNT sama seperti Sekolah Rakyat yang dilengkapi fasilitas olahraga, namun tidak memiliki asrama. Dalam kesempatan itu, ia turut mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kabupaten Siak dalam mendukung program ini.

“Alhamdulillah saya senang karena Kabupaten Siak ini merupakan Kabupaten yang sangat cepat merespon dalam menyambut adanya Program Sekolah Nasional Terintegrasi di Provinsi Riau,” ucapnya.

Nilam mengatakan, tim verval Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah meninjau lokasi usulan di depan Makodim 0322/Siak, Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak, dan dinyatakan layak untuk tahap lanjutan.

“Setelah Tim Verval melihat langsung lokasi rencana pembangunan SNT, dan dinyatakan layak. Selanjutnya tim Verval akan memverifikasi persyaratan teknis maupun kelengkapan dokumen lainnya. Oleh karena itu, kami meminta dukungan agar verifikasi dan validasi berjalan dengan lancar,” harap Nilam Suri.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan, menyampaikan Pemkab Siak mengusulkan pembangunan SNT di 3 kecamatan untuk pembangunan baru serta 11 kecamatan melalui skema konsolidasi sekolah (penggabungan sekolah). 

Untuk 3 lokasi pengusulan pembangunan baru SNT, yakni di Kelurahan Kampung Rempak Kecamatan Siak, di Kampung Koto Ringin Kecamatan Mempura, dan di Kampung Tasik Seminai Kecamatan Koto Gasib. Lokasi di Kampung Rempak masuk dalam 30 besar dari sekitar 500 usulan nasional.

"Apabila dinilai layak lokasi Pembangunan SNT di Kampung Rempak Kecamatan Siak tersebut, dan telah dilakukan verifikasi dan validasi oleh tim dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah maka akan dilanjutkan dengan pembangunan Unit Sekolah Baru, SPMB, rekrutment GTK serta hal-hal teknis lainnya. Semoga ini semua dapat berjalan lancar,” tutupnya.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done