KUPAS NUSANTARA

Selasa, 16 Juni 2026

Sukseskan Program RPL, SPSI Riau dan Unilak Matangkan Langkah Strategis Kuliah Singkat Bagi Pekerja




Kupas Nusantara, PEKANBARU – Tim Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Riau menggelar rapat evaluasi dan pemantapan langkah strategis bersama jajaran pimpinan Universitas Lancang Kuning (Unilak).

 Pertemuan ini bertujuan untuk menyukseskan program perkuliahan RPL kerja sama kedua lembaga agar memberikan manfaat maksimal dan kemudahan nyata bagi para pekerja.


Rapat penting ini dihadiri oleh Tim Rpl Spsi Provinsi Riau dan juga dihadiri langsung
oleh Ketua SPSI Provinsi Riau sekaligus Wakil Ketua Umum SPSI Indonesia, Nursal Tanjung. 

Sementara dari pihak Universitas Lancang Kuning, hadir Rektor Unilak Prof. Dr. Junaidi, S.S., M.Hum., Wakil Rektor I, Wakil Rektor II Jeniwardi, Wakil Rektor III, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Dini, Dekan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Yogi, Dekan Fakultas Hukum, perwakilan program Magister (S2), serta jajaran Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan (BAAK) Unilak.


Pertemuan bersama itu mencari solusi Fleksibel dan Terjangkau bagi Pekerja yang memiliki kesibukan dalam bekerja 

Di pertemuan tersebut juga melahirkan sejumlah langkah strategis guna memicu antusiasme tinggi dari para pekerja untuk dapat memanfaatkan program RPL ini.

Dimana salah satu poin utama yang dibahas adalah komitmen untuk menghadirkan sistem perkuliahan yang adaptif dengan mobilitas pekerja.


Mengingat para pekerja kerap memiliki kesibukan tinggi dan sewaktu-waktu bisa ditugaskan ke wilayah yang jauh seperti Papua atau Maluku, sistem perkuliahan disepakati akan lebih banyak dilaksanakan secara online (daring) dan meminimalkan tatap muka secara offline (luring).


Selain fleksibilitas waktu, tata kelola biaya juga menjadi perhatian utama. Manajemen sepakat bahwa biaya kuliah program RPL ini dipastikan tidak memberatkan dan sangat rasional.

 Berdasarkan logika akademik, program RPL yang memiliki masa tempuh lebih pendek dipastikan tidak akan lebih mahal daripada perkuliahan reguler (S1 empat tahun atau S2 dua tahun).


Penyempurnaan Sistem dan Kemudahan Administrasi
Pihak SPSI Riau dan Unilak juga menyepakati sejumlah penyempurnaan teknis pada tahapan penerimaan mahasiswa baru, antara lain:
Kemudahan Registrasi: Proses pendaftaran dijamin tidak rumit, serta sistem pengisian tautan pendaftaran atau Google Drive dibuat praktis tanpa pengulangan yang membingungkan.


Manajemen Jadwal: Antisipasi ketat dilakukan agar tidak terjadi tabrakan waktu atau bentrok jadwal dalam mengikuti mata kuliah.


Terobosan Konversi SKS Melalui Sertifikasi Khusus
Guna memastikan calon mahasiswa dapat melewati tahapan penyaringan (skrining) dengan lancar, Unilak dan SPSI Riau meluncurkan kebijakan inovatif. 

Langkah ini diambil untuk menjawab kendala di lapangan, di mana banyak pekerja gagal mendapatkan masa kuliah singkat karena minimnya sertifikat pendukung yang diwajibkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi.


Sebagai solusinya, Rektor Unilak Prof. Junaidi bersama Ketua SPSI Riau Nursal Tanjung sepakat mematangkan Memorandum of Understanding (MoU) terkait program pembekalan calon mahasiswa. 

Calon mahasiswa akan dibekali melalui rangkaian pelatihan, seminar, webinar, lokakarya, maupun pendidikan singkat yang diselenggarakan oleh Unilak bersama SPSI.


Kegiatan pembekalan tersebut akan menghadirkan narasumber dari kalangan Dekan, Ketua Program Studi (Kaprodi), dosen-dosen Unilak, serta pakar dari SPSI Provinsi Riau.

 Sertifikat resmi yang diterbitkan dari agenda ini nantinya sah digunakan sebagai dasar pertimbangan konversi atau pemotongan beban SKS sesuai regulasi kementerian.


Melalui jalur konversi berbasis sertifikat pembekalan ini, beban SKS mahasiswa otomatis berkurang, sehingga kepastian masa studi dapat dijamin:
Program Sarjana (S1): Dapat diselesaikan tepat waktu dalam 2 tahun atau bahkan kurang dari 2 tahun.


Program Magister (S2): Cukup ditempuh dalam waktu 1 tahun saja.


Komunikasi Intensif Demi Kelancaran Studi
Di akhir pertemuan, Ketua SPSI Provinsi Riau, Nursal Tanjung, menekankan pentingnya komunikasi yang intensif antara mahasiswa pekerja dengan organisasi.


"Kedepan, untuk kelancaran bersama, kami mengimbau kepada seluruh mahasiswa program RPL ini untuk tidak ragu berkomunikasi. 

Jika ada kendala teknis atau hal-hal yang perlu dikoordinasikan, silakan langsung menyampaikan kepada Tim RPL SPSI Provinsi Riau. Salam semangat dan doa sukses selalu untuk kita semua," tutup Nursal Tanjung. ***

Senin, 15 Juni 2026

Lapas Narkotika Rumbai Gelar Assessment ODHA dan NAPZA bagi Warga Binaan

Kupas Nusantara, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai melaksanakan kegiatan assessment bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang termasuk kategori Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan penyalahguna Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA). Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan, psikologis, serta kebutuhan rehabilitasi warga binaan guna mendukung program pembinaan yang lebih tepat sasaran.

Assessment dilakukan oleh tim yang terdiri dari petugas kesehatan, konselor, dan petugas pembinaan melalui wawancara, observasi, serta pengisian instrumen penilaian yang telah ditetapkan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memetakan tingkat risiko, kebutuhan layanan kesehatan, dan program rehabilitasi yang sesuai bagi masing-masing warga binaan. Proses assessment merupakan tahapan penting dalam program rehabilitasi pemasyarakatan untuk menentukan intervensi dan pembinaan yang tepat bagi peserta. 

Kepala Lapas Narkotika Rumbai, Reinhards Indra Pitoy menyampaikan bahwa pelaksanaan assessment merupakan bentuk komitmen pemasyarakatan dalam memberikan layanan kesehatan dan pembinaan yang komprehensif kepada warga binaan, khususnya bagi mereka yang membutuhkan penanganan khusus terkait HIV/AIDS maupun penyalahgunaan narkoba.

“Melalui assessment ini, kami dapat mengetahui kondisi dan kebutuhan setiap warga binaan sehingga program pembinaan, rehabilitasi, serta layanan kesehatan yang diberikan dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Selain untuk mendukung program rehabilitasi, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga binaan, membantu proses pemulihan, serta mempersiapkan mereka agar dapat kembali berfungsi secara produktif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana. Assessment juga menjadi dasar dalam menentukan tindak lanjut berupa layanan kesehatan, konseling, maupun rehabilitasi yang dibutuhkan. 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas berharap dapat terus mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, berorientasi pada pemulihan, serta mendukung keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan ke masyarakat.

Bupati Siak Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Agar Bantuan Tepat Sasaran.

Kupas Nusantara, Siak--Bupati Siak Afni Zulkifli meluncurkan Sensus Ekonomi 2026, ia mengajak seluruh element masyarakat menyambut baik sensus ekonomi yang dilaksanakan 10 tahun sekali. 

Afni menjelaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi langkah penting untuk memetakan kondisi riil sektor usaha dan memperkuat dasar penyusunan kebijakan ekonomi daerah.

"Saya mengajak kita semua menyukseskan sensus ekonomi 2026. Ini sangat penting bagaimana kedepan bantuan yang kita salurkan lebih tepat sasaran," ujarnya di Zamrud Room, komplek Rumah Rakyat, Senin (15/6/2026).

Afni menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 ini berbeda dari tahun sebelumnya karena data yang disajikan lebih lengkap yang didalamnya ada isu-isu strategis seperti MBG dan Koperasi Merah Putih.

"Pada sensus ekonomi 2026 banyak menghadirkan data-data yang lengkap terutama dalam menyediakan isu-isu strategis program nasional yaitu MBG dan Koperasi Merah Putih yang dimana programnya sangat bagus namun perlu penyempurnaan saja kita ingin uang negara dikelola dengan baik dan tepat sasaran, " terangnya.

Afni menyampaikan, Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak mengalami peningkatan dibandingkan Kabupaten Lainnya yang ada di Provinsi Riau dari yang sebelumnya 2,31 persen pada tahun 2021 laju pertumbuhan ekonomi daerah ini terus meningkat hingga mencapai 5,87 persen pada 2025

"Alhamdulillah, kita menepati posisi ke dua se Provinsi Riau dalam pertumbuhan ekonominya dibawah Kota Pekanbaru, tapi saya belum puas karena itu berdasarkan statistik namun realitanya belum sepenuhnya saya rasakan. Jadi perlu kerja ekstra dari kita semua dalam memajukan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak," tambah Afni.

Kepala BPS Kabupaten Siak Nugroho Imam Darodjat mengucapkan terimkasi kepada Bupati dan Perangkat Daerah atas kolaborasi yang terjalin dengan baik. Menurutnya, sensus ekonomi tidak bisa tercapai dengan baik, tampa dukungan seluruh pemangku kepentingan. 

"Pada hari ini seluruh masyarakat Indonesia mengukir sejarah memulai sensus ekonomi 2026. Sensus ini tidak hanya milik BPS, tapi milik seluruh masyarakat Indonesia. Nantinya hasil sensus ini akan banyak manfaatnya dalam mengambil kebijakan ekonomi, sosial dan rumah tangga dan variabel yang disediakan," ringkasnya.

(Angga/MC Siak)

Kapolresta Pekanbaru Turut Meriahkan Night Ride HUT Kota Pekanbaru ke-242, Kegiatan Berlangsung Aman dan Kondusif.



Kupas Nusantara, Pekanbaru – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pekanbaru ke-242, Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar kegiatan Night Ride yang diikuti ribuan pengendara sepeda motor dari berbagai komunitas dan masyarakat Kota Pekanbaru, Sabtu (13/6/2026) malam.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Purna MTQ Pekanbaru tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M., Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, S.I.K., M.H., unsur Forkopimda, serta ribuan peserta Night Ride.
Sebelum konvoi dimulai, peserta terlebih dahulu mengikuti registrasi dan mendapatkan pengarahan terkait keselamatan berkendara (safety riding) dari jajaran Satlantas Polresta Pekanbaru. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan Night Ride merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 yang dikemas sebagai ajang silaturahmi dan kolaborasi bersama masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa komunitas dan masyarakat pengguna sepeda motor dapat menjadi teladan dalam berlalu lintas. Selain itu, momentum Hari Jadi Pekanbaru harus menjadi semangat bersama untuk membangun kota yang lebih maju, bersih, dan sejahtera,” ujar Agung Nugroho.
Ribuan peserta kemudian melakukan rolling city mengelilingi sejumlah ruas jalan utama Kota Pekanbaru dengan pengawalan dari personel Polresta Pekanbaru dan instansi terkait. Konvoi berlangsung tertib dan mendapat antusiasme masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute perjalanan.
Setibanya di lokasi finish di Kediaman Wali Kota Pekanbaru, peserta disuguhi berbagai rangkaian hiburan, mulai dari pameran dan kontes modifikasi motor, aksi freestyle, penampilan band, hingga pengundian door prize dan grand prize berupa unit sepeda motor yang disediakan oleh sponsor serta Pemerintah Kota Pekanbaru.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Pekanbaru juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Menurutnya, kondisi Kota Pekanbaru saat ini semakin menunjukkan perubahan positif, khususnya dalam hal kebersihan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia berharap momentum Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 dapat semakin memperkuat semangat gotong royong dalam membangun kota yang nyaman dan berdaya saing.
Sementara itu, Polresta Pekanbaru memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara maksimal mulai dari lokasi keberangkatan, sepanjang rute konvoi, hingga lokasi penutupan acara.
Kegiatan Night Ride ini menjadi salah satu agenda yang paling diminati masyarakat dalam rangkaian perayaan HUT Kota Pekanbaru ke-242, sekaligus menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, komunitas otomotif, dan masyarakat dalam menciptakan suasana kota yang aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian acara berjalan lancar, aman, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas yang berarti.

Kapolresta Pekanbaru Hadiri Pekanbaru Lestari Run 5K, Semarakkan HUT Kota Pekanbaru ke-242

Kupas Nusantara, Pekanbaru – Ribuan masyarakat mengikuti kegiatan Pekanbaru Lestari Run 5K yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pekanbaru ke-242, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Pekanbaru Kota tersebut berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai kalangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M., Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol. Muharman Arta, S.I.K., M.H., Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, S.T., M.Arch., Karo Rena Polda Riau Kombes Pol. Daniel Widya Mucharam, S.I.K., M.P.A. mewakili Kapolda Riau, Kepala BNN Kota Pekanbaru Kombes Pol. Dr. Wawan, S.H., M.H., para kepala OPD, kepala dinas, serta unsur Forkopimda dan masyarakat Kota Pekanbaru.

Sebelum kegiatan dimulai, terlebih dahulu dilaksanakan apel kesiapan pengamanan yang dipimpin Kabag Ops Polresta Pekanbaru Kompol Tri Budiyanto, S.H., S.I.K. Dalam arahannya, seluruh personel pengamanan diminta untuk tetap siaga di titik masing-masing, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta melaksanakan pengamanan secara maksimal guna menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan.

Pengamanan kegiatan melibatkan sebanyak 308 personel gabungan yang terdiri dari Polresta Pekanbaru, Satpol PP Kota Pekanbaru, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh MC, doa bersama, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tepat pukul 06.30 WIB, Wali Kota Pekanbaru bersama unsur Forkopimda secara resmi melepas peserta Pekanbaru Lestari Run 5K yang menempuh rute melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Pekanbaru dengan total jarak sekitar 5,5 kilometer.

Selain mengkampanyekan gaya hidup sehat, kegiatan ini juga mengusung semangat pelestarian lingkungan. Para peserta diajak untuk mengumpulkan sampah yang ditemui selama berlari sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan Kota Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pekanbaru menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, serta unsur pengamanan yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut. Menurutnya, Pekanbaru Lestari Run 5K bukan hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi masyarakat, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Setelah seluruh peserta mencapai garis finis, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian medali, senam zumba bersama, pembagian hadiah bagi peserta terbaik, termasuk kategori pengumpulan sampah terbanyak, serta hiburan yang semakin menambah semarak perayaan HUT Kota Pekanbaru ke-242.

Berkat sinergi seluruh pihak, rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pada pukul 10.30 WIB. Kehadiran Polri bersama unsur pengamanan lainnya menjadi wujud komitmen dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama berlangsungnya kegiatan masyarakat berskala besar di Kota Pekanbaru.

Minggu, 14 Juni 2026

Panen Melon di Buantan Besar, Bupati Afni : Bukti nyata Dana Desa Tingkatkan PAD

Kupas Nusantara, Siak-Pemerintah Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak, melalui Badan Usah Kampung (BUMkam) melakukan panen buah melon yang ke kedua kalinya, di Perkebunan Agro Siak Farm, Minggu (14/6/2026). 

Panen tahap dua ini, dilakukan Bupati Siak Afni Zulkifli di dampingi penghulu, pengurus BUMkam Buantan Mandiri. Afni mengapresiasi kelompok Tani dan BUMkam budidaya melon ini.

"Alhamdulillah, ini salah satu bukti bahwa dana desa jika dikelola dengan baik dan tepat peruntukannya, mampu menambah pendapatan asli Kampung," ungkap Afni.

Afni berharap, dengan adanya perkebunan Buah Melon sudah terlihat hasilnya, bisa menjadi contoh dan motivasi bagi kampung-kampung lainnya untuk memaksimalkan potensi yang ada, guna meningkatkan PAD Kampung. 

"Kampung-kampung kita masing-masing punya potensi PAD, tinggal bagaimana penghulu bersama masyarakat mampu bergerak dan menangkap peluang apa saja yang bisa juta kembangan, untuk meningkatkan PAD desa," terangnya.

Penghulu Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak Suwanto menjelaskan bahwa Perkebunan Agro Siak Farm Green House Melon ini, dimulai pada awal tahun 2026.

"Green House Melon ini, Modal awalnya 163 juta, dan untuk mengelolanya kami bekerjasama dengan kelompok masyarakat dengan sistem kontrak 1 tahun. Nantinya diakhiri tahun baru dilaksanakan pembagian keuntungan," ucap Suwanto. 

Ketua Pengelola Agro Siak Farm Melon Siswanto menjelaskan bahwa perkebunan buah Melon ini, merupakan kerjasama antara BUMkam Kampung Buantan Besar, dengan nya selaku pengelola. 

Perkebunan melon ini di tanam diatas luas lahan seluas 1.500 meter persegi, dengan menggunakan 3 Greenhouse (bangunan khusus berlapis plastik transparan atau kaca). Masing-masing Greenhouse ditanam 1.000 batang buah melon, jadi ada total 3.000 batang. 

"Alhamdulillah dari 1 Greenhouse (1000 batang buah melon) bisa menghasilkan buah sebanyak 1.2 ton, dengan harga jual buah melon Rp. 30.000 s/d Rp. 35.000, setiap panen membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 2-3 bulan. Jadi dari 3 Greenhouse bisa menghasilkan buah sekitar 3.6 ton buah melon setiap panennya," jelas Siswanto. 

Siswanto menambahkan, di perkebunan melon Agro Siak Farm ini, ada 4 jenis melon yang ditanam, yakni Melon Sweet Lavender, Sweet Hami, Honey Globe dan Skid Row. 

"Kebun melon ini, juga kami jadikan sebagai Agro Wisata. Jadi kebun ini kami buka untuk umum, selain masyarakat bisa belajar budidaya dan melihat jenis buah melon, pengunjung juga bisa memetik secara langsung buah melon nya. Nantik buah melon yang telah diambil akan ditimbang, dengan harga perkilonya sesuai dengan jenis melon yang diambil," ringkasannya.

(Agi/MC Siak)

Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Limapuluh Monitoring Kebun Cabai dan Tomat Milik Warga Sukamulya

Kupas Nusantara, PEKANBARU – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional serta mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Polresta Pekanbaru melalui Polsek Limapuluh terus aktif melakukan pendampingan dan monitoring sektor pertanian masyarakat.

Pada Sabtu (13/06/2026) sekitar pukul 09.36 WIB, Kanit Binmas Polsek Limapuluh bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukamulya, Aiptu Faizul, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan tanaman cabai serta tomat milik Andi, warga Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru.

Kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian milik warga di Jalan Sukoharjo RT 001 RW 005 Kelurahan Sukamulya tersebut bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman hortikultura yang menjadi salah satu komoditas penting dalam menjaga ketersediaan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Limapuluh melakukan pengecekan kondisi tanaman sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian. Kehadiran Polri di tengah masyarakat juga menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kapolresta Pekanbaru menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung program-program strategis pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan. Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Selain mendukung sektor pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polresta Pekanbaru.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran personel Polsek Limapuluh di tengah para petani mendapat sambutan positif dari masyarakat yang berharap sinergi antara Polri dan warga terus terjalin demi mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kota Pekanbaru.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done